Bambang DH Tak Ingin Kaum Muda Tergilas Teknologi

Fotografer senior Eri Siswanto saat memberikan materi seputar fotografi kepada peserta Workshop Be Content Creator Fotografi, Infografis, Vlog dan Creative Content yang diadakan BDH Center, Sabtu (16/3).[zainal ibad/bhirawa]

Surabaya, Bhirawa
Kemajuan dunia teknologi semakin pesat, membuat siapun akan tergilas jika tidak mengikuti perkembangannya. Tak terkecuali kaum muda di Indonesia yang mempunyai andil signifikan. Ini disampaikan Bambang DH saat membuka workshop Be Content Creator Fotografi, Infografis, Vlog dan Creative Content yang diadakan BDH Center di Hotel Bisanta Bidakara Surabaya, Sabtu (16/3).
Pria yang maju sebagai Calon Legislatif (Caleg) DPR RI dari PDI Perjuangan Dapil 1 (Surabaya-Sidoarjo) nomor urut 1 ini mengatakan jika dirinya ingin memberikan peringatan kepada anak muda. Karena menurutnya, kalau anak muda hanya diam dan pasif, maka akan tergilas oleh kemajuan pesat teknologi. “Kita sekarang sudah menyadari bahwa kita sudah memasuki era Revolusi Industri 4.0 yang diiringi digitalisasi yang luar biasa. Apalagi dengan penetrasi penggunaan smartphone dan media sosial yang cukup tinggi di Indonesia. Lebih dari 130 juta orang sudah menggunakan media sosial, ini angka yang tinggi”, urai pria yang juga Wali Kota Surabaya 2002-2010 ini.
Dengan adanya kegiatan ini, kata Bambang DH, anak-anak muda bisa berkreasi, memproduksi dan mengisi konten positif baik di media sosial maupun platform yang lainnya. Konten positif ini nantinya tidak hanya bermanfaat bagi dirinya, tetapi bisa juga berdampak kepada pembangunan bangsa dan negara.
“Kita kan tidak ingin ke sana (gaptek, red), hanya menjadi penonton. Oleh karena itu kita mendorong. Saya senang melihat inisiatif kawan-kawan ini dan saya juga senang sambutan dari anak-anak cukup tinggi. Dengan ini tahun depan kita adakan lagi yang lebih baik dengan kapasitas yang lebih baik. Juga kita koreksi pelaksanakan workshop kali ini,” pungkasnya.
Datang sebagai pembicara, Plt Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin. Nur Arifin mengatakan jika sekarang banyak aplikasi yang dapat mempermudah anak muda untuk bisa membuat suatu hal yang kreatif. “Tinggal sekarang yang penting adalah kalau post sesuatu harus dengan tujuan,” ungkapnya disela acara.
Bupati yang akrab disapa Mas Ipin ini berharap banyak aktivis-aktivis media sosial yang bisa membuat kampanye-kampanye yang menarik. Juga bisa memberikan inspirasi dan kemudian bisa menggerakkan orang untuk melakukan hal yang lebih baik. “Contoh bagaimana kita menanggapi diskriminasi, kekerasan seksual atau apapun. Jadi kampanye seperti itu yang harus dikampanyekan,” harap Mas Ipin. [iib]

Tags: