Baksos’e Suroboyo Bagikan 200 Nasi bagi Warga Kurang Mampu

Ketua Baksos’e Suroboyo Drs Bambang Udi Ukoro SH, MSi dan Ketua Umum Yayasan Haji Muhammad Cheng Ho Surabaya membagikan 200 nasi pada warga kawasan bantaran rel kereta api Jalan Johar Surabaya, Jumat (22/2) lalu. [trie diana/bhirawa]

Surabaya, Bhirawa
Baksos’e Suroboyo bersama Yayasan Haji Muhammad Cheng Ho Surabaya dan Persatuan Islam Tionghoa Jawa Timur menggelar kepedulian sosial bagi kaum dhuafa dan warga yang kurang mampu dengan membagikan 200 nasik dengan nama Sego Juber atau Sedekah Nasi Jumat Berkah.
Ketua Baksos’e Suroboyo Drs Bambang Udi Ukoro SH, MSi mengungkapkan nasi Jumat berkah ini bisa merupakan dampak kepedulian bagi warga Surabaya yang mampu untuk berbagi dengan warga lainnya yang kurang mampu.
“Sego Juber berkah ini baru pertama kali kami gelar, untuk itu kami hanya membawa 200 nasi dan berbagi hanya di satu titik yakni di kawasan bantaran rel kereta api Jalan Johar Surabaya. Rencananya Sego Juber akan kami gelar setiap Jumat dengan mengajak kerjasama dengan para komunitas-komunitas di Kota Surabaya yang mau turut peduli,” terangnya, Jumat (22/2).
Bambang berharap dengan digelarnya Sego Juber ini bisa menimbulkan rasa untuk saling berbagi sehingga akan datang sebuah kebaikan. “Manfaatnya besar sekali dengan turut berbagi nasi Jumat berkah, selain mendapatkan pahala juga akan membantu para kaum dhuafa dan warga kurang mampu,” ujarnya.
Ketua Umum Yayasan Haji Muhammad Cheng Ho Surabaya H Abdullah Nurawi mengatakan mengapresiasi langkah yang dilakukan oleh Baksos’e Suroboyo dengan menggelar Sego Juber atau nasi Jumat berkah. “Kami sangat mendukung program ini untuk peduli terhadap warga yang kurang mampu, untuk itu kami sangat mendukung program yang sangat baik ini dan berharap dukungan ini terus mendapatkan dukungan dari semua pihak sehingga baksos ini bisa terselenggara dengan baik,” jelasnya.
Yayasan Haji Muhammad Cheng Ho Surabaya sendiri mendapatkan penawaran dari Baksos’e Suroboyo untuk turut berpartisipasi dalam Sego Juber ini berkeinginan agar masyarakat maupun tema-teman yang mampu bisa ikut berdonasi bersama-sama supaya program ini supaya bisa berlangsung lebih lama.
“Dengan melihat situasi dan kodisi kawasan, sepertinya mereka layak untuk mendapatkan bantuan progran nasi Jumat berkah ini. Kami sepakat dengan Baksos’e Suroboyo bahwa kalau sesuatu yang baik, kami bersedia bergandengan tangan. Akan tetapi bila sesuatu itu buruk ya sendiri-sendiri saja,” kata sambil tertawa. [riq]

Tags: