Angkat Pamor Kain Tenun Lurik

Koleksi terbaru Fall Winter 2019/2020 Bateeq yang mengangkat pamor kain tenun lurik dipamerkan dalam private viewing di Surabaya, Kamis (25/4) sore.[titis/bhirawa]

Surabaya, Bhirawa
Selama ini kain tenun lurik kalah pamor dengan kain batik. Namun di tangan desainer muda dari Solo, kain tradisional bergaris warisan budaya Jawa ini diangkat kembali pesonanya. Dipadu dengan kain batik, kain tenun lurik dikreasikan menjadi busana yang indah dan cantik.
Mengambil tema Arung, Bateeq Store Tunjungan Plaza memamerkan koleksi Fall Winter 2019/2020 yang didominasi padu padan kain batik dan lurik dalam private viewing di Surabaya, Kamis (25/4) sore. Brand batik yang membidik konsumen menengah atas ini menampilkan 24 looks, terdiri dari 6 looks wanita dan 3 looks laki-laki dengan tiga motif yakni Gatharish, Shindu dan Swarnadwipa. Semua koleksi bisa dipakai dalam berbagai kesempatan, formal dan non formal.
Michelle Tjokrosaputro selaku CEO dan Creative Director Bateeq menjelaskan warna-warna yang digunakan dalam koleksi ini Arung banyak didominasi warna maritime blue, port royale maroon, forest night green dan warna-warna coral yang saat ini juga digemari masyarakat internasional. “Untuk luriknya, kami berkolaborasi dengan salah satu industri rumah tangga lokal di Klaten yang mempekerjakan lansia untuk membuat kain tenun lurik. Mereka menggunakan alat tenun bukan mesin. Dan semua koleksi ini pernah dipamerkan dalam London Fashion Week Februari lalu,” katanya.
Penggabungan kain tenun lurik ke dalam koleksi terbaru, menurutnya dengan tetap menggunakan bahan Bemberg dan Tencel dengan motode ramah lingkungan yang kedua seratnya memiliki sifat semi sintesis dan serat yang dapat terurai.
Saat ini Bateeq yang berpusat di Solo ini memiliki 95 tempat penjualan di seluruh Indonesia, baik yang berupa outlet sendiri atau bergabung dengan department store. Untuk Surabaya ada 5 outlet plus di Sogo. Terkait selera pasar, Michelle menjelaskan jika konsumen batik di Surabaya lebih suka warna yang berani, trendi dan model seksi. [tis]

Rate this article!
Tags: