Ajaran Baru, Satlantas Polrestabes Surabaya Sosialisasi Kamseltibcarlantas ke SMKN 1

Kasatlantas Polrestabes Surabaya, AKBP Eva Guna Pandia memberikan helm SNI kepada murid SMKN 1 Surabaya, Senin (15,7). [abednegook/bhirawa]

Polrestabes Surabaya, Bhirawa
Mengawali tahun ajaran baru, anggota Satlantas Polrestabes Surabaya ini menyosialisasikan keselamatan lalu lintas. Sosialisasi keamanan, keselamatan, ketertiban, kelancaran, lalu lintas (Kamseltibcarlantas) ini dilakukan kepada ratusan siswa baru di SMKN 1 Surabaya, Senin (15/7).
Pada sosialisasi ini, anggota Satlantas Polrestabes Surabaya membagikan beberapa helm SNI kepada murid SMKN 1 Surabaya. Selain itu, anggota Satlantas juga memberikan peralatan sekolah, diantaranya buku dan alat tulis. Serta tak lupa anggota juga memberikan tas sekolah bagi murid-murid SMKN 1 Surabaya.
Kasatlantas Polrestabes Surabaya, AKBP Eva Guna Pandia mengatakan, pihaknya sengaja melakukan sosialisasi bagi pelajar yang baru memasuki lingkungan Sekolah Menengah Atas.
Khususnya sosialisai terkait keselamatan lalu lintas. Dengan tujuan agar pelajar tahu akan tata tertib lalu lintas dan mentaati rambu-rambu lalu lintas yang ada.
“Mereka ini kan belum 17 tahun, jadi kita imbau agar tidak mengemudi kendaraan bermotor ke sekolah,” kata AKBP Eva Guna Pandia.
Pada kesempatan ini, Pandia juga mensosialisasikan aplikasi ‘Jogo Suroboyo’. Pihaknya mengatakan, dalam aplikasi ini terdapat layanan uji teori pengurusan Surat Izin Mengemudi (SIM). Masyarakat pendaftar SIM juga bisa mendaftarkan diri melalui sistem SIM online yang sudah tersedia.
“Aplikasi ini (Jogo Suroboyo) juga ada pendaftaran SIM online. Ada juga latihan ujian pra teori, sehingga adik-adik pelajar ini bisa tahu apa saja yang dilakukan saat mengurus SIM,” jelasnya.
Aggota Satlantas juga memberikan sosialisasi tentang bahaya narkoba. Pandia mengaku, berbagai jenis dan bentuk narkoba mencoba masuk ke kalangan pelajar sekolah.
Jenis narkoba tersebut antara lain dakan bentuk permen, makanan, minuman, dan ekstasi. “Kami mewanti-wanti agar adik-adik ini jangan terpengaruh bahaya peredaran gelap narkoba,” imbaunya.
Pandia juga mewanti-wanti agar para pelajar ini tidak mengikuti kenakalan remaja.
Diantaranya yakni terpengaruh ajakan minum-minuman keras, bahaya situs situs orang dewasa atau pun porno. Pihaknya meminta pihak sekolah untuk lebih mensosialisasikan bahaya narkoba dan dampak dari kenakalan remaja. Pandia juga berpesan agar pihak sekolah selalu berkoordinasi dengan Unit Reskoba dan Reskrim Polrestabes.
“Mereka ini generasi penerus bangsa. Kami tidak mau adik-adik ini terpengaruh daripada hal-hal yang negatif. Karena mereka nantilah yang akan meneruskan perjuangan bangsa ini,” pungkasnya. [bed]

Tags: