Ada Indikasi Agen Asing Masuk di Semua Lini Kehidupan

Foto Ilustrasi

Ada indikasi agen-agen untuk kepentingan asing masuk di semua lini kehidupan berbangsa dan bernegara. Tujuannya adalah memecah belah bangsa Indonesia dari dalam, sehingga ada indikasi sampai pejabat, DPR, pengusaha, birokrat, tapi kita tidak tahu siapa mereka tapi rasa itu ada.
Kondisi tersebut ditunjang dengan sistem pemilu suara terbanyak. Partai politik tidak lagi dapat mengendalikan, akhirnya kader-kader partai politik yang mumpuni, yang memiliki kemampuan, loyalitas, kalah bersaing dengan caleg yang memiliki uang.
Agen-agen tersebut dimasukkan ke Indonesia dalam rangka ‘proxy war’ untuk dapat menguasai sumber daya yang dimiliki bangsa ini. Indonesia yang secara geografis terletak di equator, memiliki sumber daya energi yang melimpah yang dibutuhkan oleh dunia. Hal inilah yang membuat iri bangsa-bangsa lain.
Indonesia menikmati berbagai sumber energi yang melimpah, mulai dari air hingga matahari yang terus bersinar sepanjang tahun. Hal inilah yang kemudian menjadi incaran banyak kepentingan.
Dunia semakin hari, semakin padat penduduknya. Pertumbuhan penduduk semakin cepat. Bila saat ini 4 miliar orang penduduk bumi, hanya dalam belasan tahun ke delan diperkirakan berlipat ganda hingga 14 miliar orang. Akibatnya, kebutuhan akan sumber daya energi juga meningkat pesat.
Hal inilah, kemudian memicu berbagai negara utamanya negara maju berkeinginan untuk menguasai sumber-sumber energi dunia.
Konflik-konflik di Timur Tengah merupakan contoh nyata dari proxy war tersebut. Untuk itu, Indonesia harus memperkuat pilar-pilar dalam berbangsa dan bernegara, sehingga tidak mudah diadu domba.

Mahyudin
Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR)

Tags: