750 Personel Gabungan Disiagakan Amankan Operasi Ketupat di Jombang

Apel gelar pasukan Operasi Ketupat Semeru 2019 di Mapolres Jombang, Selasa pagi (28/05). [Arif Yulianto/ Bhirawa].

Jombang, Bhirawa
Sejumlah 750 personil gabungan dari kepolisian dan instansi yang lain dilibatkan pada Operasi Ketupat Semeru 2019 di Kabupaten Jombang. Kapolres Jombang, AKBP Fadli Widianto menjelaskan, dari total 750 personil gabungan, 250 personil diantaranya berasal dari Polres Jombang dan 500 personil dari instansi terkait.
Kapolres menambahkan, pada Operasi Ketupat Semeru 2019 di Kabupaten Jombang, akan disiagakan enam pos pengamanan dan satu pos pelayanan.
“Pos pelayanan ini setingkat lebih lengkap, bisa melayani masyarakat ketika laporan kehilangan, atau untuk menyelesaikan permasalahan-permasalahan kecil,” papar Kapolres saat diwawancarai usai Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Semeru 2019 di Mapolres Jombang, Selasa pagi (28/05).
Ditanya lebih lanjut terkait adanya Exit Tol di Jombang, dikatakannya, tingkat kemacetan akan jauh menurun pada musim lebaran tahun 2019 ini. Meski begitu, di titik tersebut diprediksi masih akan ada kemacetan karena ada penyempitan jalan serta adanya perlintasan kereta api.
“Karena intensitas kereta api yang melintas saat lebaran juga akan meningkat. Oleh karena itu, tentunya dengan adanya tol ini, yang selama ini turun di Exit Tol Bandar, bisa langsung, untuk yang ke Kertosono saja,” lanjutnya.
Dia mengimbau, bagi yang melintas di jalan tol dari barat ke timur yang merasa lelah agar memanfaatkan rest area yang ada.
“Karena banyak kecelakaan di jalur tol ini karena (akibat) pengemudi mengantuk,” pungkasnya.(rif)

Tags: