374 Napi Jombang dapat Remisi Kemerdekaan, 13 Langsung Bebas

Bupati Jombang, Hj Mundjidah Wahab bersama Wakil Bupati Jombang, Sumrambah saat menyerahkan remisi kemerdekaan kepada para Napi penerima remisi di Lapas Kelas IIB Jombang, Sabtu siang (17/08).

Jombang, Bhirawa
Sejumlah 374 Narapidana (Napi)/ warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Jombang mendapatkan remisi kemerdekaan 17 Agustus 2019. Dari ke-374 Napi yang mendapatkan remisi tersebut, 13 orang di antaranya dinyatakan bebas pada hari tersebut
Penyerahan remisi secara simbolis dilakukan oleh Bupati Jombang, Hj Mundjidah Wahab bersama Wakil Bupati (Wabup) Jombang, Sumrambah di Lapas Kelas IIB Jombang, di Jalan KH Wahid Hasyim, Jombang, Sabtu siang (17/08).
Kepala Lapas Kelas IIB Jombang, Wahid Wibowo menjelaskan, pada momentum peringatan HUT RI ke-74 tahun 2019 ini, pihaknya sudah mengusulkan remisi untuk 392 Napi.
“Namun yang sudah turun (remisinya) 374 orang, 13 Napi langsung bebas. Yang belum turun masih menunggu proses persetujuan dari Menteri (Menkumham),” kata Wahid Wibowo, Sabtu siang (17/08).
Saat diwawancarai sejumlah wartawan usai penyerahan remisi, Wahid Wibowo juga memaparkan bahwa Lapas Kelas IIB Jombang saat ini dalam kondisi over kapasitas. Lapas yang seharusnya hanya berkapasitas 200 orang tersebut saat ini harus menampung 840 warga binaan.

Para Napi di Lapas Kelas IIB Jombang yang mendapatkan remisi kemerdekaan pada 17 Agustus 2019, Sabtu siang (17/08).[Arif Yulianto/ Bhirawa]

“Over kapasitas lebih dari 420 persen,” kata Wahid lagi.
Dengan over kapasitas yang sekian besar itu, Wahid menambahkan, pihaknya selalu melakukan komunikasi dengan para warga binaan untuk tetap menjaga keamanan di lingkungan Lapas. Wahid Wibowo juga sempat menyebutkan bahwa, Lapas Kelas IIB Jombang yang pertama kali dibangun pada tahun 1920 itu belum pernah mengalami rehab total.
Sementara itu Bupati Jombang, Hj Mundjidah Wahab yang disambati terkait over kapasitas penghuni Lapas, Bupati membenarkan hal tersebut. Pada tahun 2018 yang lalu bahkan Bupati menyebutkan, jumlah warga binaan Lapas Kelas IIB Jombang masih sekitar 600 lebih.
Terkait adanya permintaan agar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang juga memberikan sumbangsih untuk pembangunan Lapas baru di Jombang, Bupati menjelaskan, pada dasarkan pihaknya tidak keberatan asal ada regulasi yang jelas yang mengatur hal tersebut.
“Kita harus konsultasikan dulu kepada Kemendagri (Kementrian Dalam Negeri) ataupun BPK (Badan Pemeriksa Keuangan). Kalau kita diperkenankan dan ada regulasi yang jelas, tidak ada masalah,” pungkas Bupati Jombang.(rif)

Tags: