3.453 DPTB Siap Salurkan Aspirasinya di Kabupaten Sidoarjo

Suasana sidang pleno di KPUD Sidoarjo saat membahas DPTB. [achmad suprayogi/bhirawa]

Sidoarjo, Bhirawa
Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kab Sidoarjo menggelar rapat pleno terbuka, terkait pembahasan rekapitulasi Daftar Pemilih Tetap Tambahan (DPTB) yang akan menyalurkan aspirasinya di Kab Sidoarjo.
“Setelah dibahas dalam pleno, ternyata ada sekitar 3.453 pemilih tambahan yang akan menyalurkan aspirasinya di Kab Sidoarjo saat Pemilu April 2019 mendatang,” jelas Ketua Divisi Perencanaan Data dan Informasi KPUD Sidoarjo, Abdilla Adhi.
Abdilla mengungkapkan, jumlah pemilih tambahan yang direkapitulasi ini tergolong sangat besar, hal ini dikarenakan banyaknya tempat, yang di dalamnya banyak pemilih dari luar kota Sidoarjo, diantaranya ada dua Lapas dan satu Rutan. ”Sehingga di tempat ini merupakan penyumbang terbesar jumlah pemilih dengan kategori pemilih pindahan,” jelas Adhi usai sidang pleno di Kantor KPU Sidoarjo, Senin (18/2).
Selain itu, lanjut Adhi penyumbang besar DPTB adalah Pondok Pesantren, PJTKI, RS dan asrama, termasuk orang syiah asal Sampang yang saat ini berada di Jemundo. ”Karena secara legal adalah orang dengan kependudukan Sampang, logikanya mereka itu bukan orang Sidoarjo, tapi harus memilih di Sidoarjo,” jelasnya.
Di sisi lain, KPUD Sidoarjo juga terus melakukan tahapan – tahapan dalam pelaksanaan Pemilu 2019 nanti. Persiapan logistik, sosialisasi maupun pemutakhiran Daftar Pemilih Tetap (DPT) saat ini sedang dilakukan.
Ketua KPUD Kab Sidoarjo, Zainal Abidin mengatakan, untuk logistik Pemilu, KPU Sidoarjo menyiapkan tiga gudang yang disiapkan untuk menyimpan dan menyelesaikan logistik. Gudang yang terletak di Kantor KPU Sidoarjo, gudang di Desa Lebo dan gudang di Desa Prasung yang akan digunakan setting surat suara dan memasukkan surat suara dan penyiapan logistik lainnya. ”Perakitan kotak suara yang dilakukan di gudang itu sudah hampir selesai,” katanya.
Untuk pelipatan kertas suara pihaknya akan mempekerjakan sekitar 200 – 250 tenaga pelipat. Dengan harapan, tahapan penyiapan ini akan selesai sesuai skema waktu yang ditentukan. Sesuai yang di perintahkan KPU RI, pihaknya kini tengah melakukan penyisiran DPTB (tambahan) di basis komunitas seperti RS, Pondok Pesantren, Kampus dan Lapas.
“Sehingga semua pemilih akan terakomodir untuk menyalurkan aspirasinya dengan menggunakan hak pilihnya dengan baik,” ucap Zainal.
Begitu juga, sosialisasi kepada calon pemilih dari segala lapisan juga gencar dilakukan, termasuk mengumumkan kepada calon pemilih yang akan pindah mencoblos di luar Sidoarjo, maupun yang akan memberikan hak pilihnya di Kab Sidoarjo. Mereka akan dilayani di Kantor KPU maupun ke PPS. Dan akan rekap DPT pada tanggal 18 untuk selanjutnya diserahkan ke KPU Jatim dan KPU Pusat untuk bisa dipenuhi surat suara tambahan.
Pihaknya mengakui masyarakat yang mengurus persyaratan A5 (pindah coblos) jumlahnya variatif, artinya setiap hari animo masyarakat untuk mengurus persyaratan A5 banyak yang datang. Untuk persyaratan pengurusan A5 adalah KTP dan nomor Kartu Keluarga (KK). Kami juga melakukan pengecekan di SIDALIH (Sistem Informasi Daftar Pemilih) apabila nama pemilih sudah tercantum barulah A5 bisa diterbitkan. ”Kami berterimakasih kepada masyarakat yang antusias dalam memberikan suaranya pada Pemilu nanti,” pungkas Zainal. [ach]

Tags: