Bupati Lumajang Pastikan Cabut Tempat Hiburan Salahi Perizinan

Bupati Lumajang Thoriqul Haq ketika memberikan sambutan pada acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Agung Anas Mahfudz.

Lumajang Bhirawa
Bupati Lumajang, Thoriqul Haq memastikan kembali menutup tempat hiburab umum yang menyalahi perizinan termasuk melakukan praktek asusila. Upaya penertiban ini bagian dari menekan proses degradasi moral yang terjadi di masyarakat.
Dalam rangka untuk menekan degradasi moral terutama menjamurnya tempat tempat hiburan yang menyalahgunakan izinnya, digunakan untuk memfasilitasi sebagai tempat maksiat, Bupati Lumajang, Thoriqul Haq, menegaskan, akan menutup izinnya.
Menurut Cak Thoriq-panggilan akrab Bupati Lumajang, Pemkab Lumajang akan tetap menjaga Moral dan akhlak masyarakatnya khususnya generasi muda dari upaya degradasi moral..
Penegasan ini disampaikan Bupati yang didampingi oleh Wabup Indah Amperawati,dalam giat Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Agung Anas Machfudz pada Selasa malam (4/12).
Acara maulid Nabi SAW mendatangkan Dai Mubaligh Kondang dari Sleman DIY yaitu Gus Muwafiq,dan dihadiri oleh ribuan umat muslim dari berbagai wilayah Lumajang dan luar Lumajang.
Pada kesempatan itu Bupati menyampaikan bahwa peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW harus diimbangi dengan refleksi moralitas dan akhlak khususnya kepada para generasi muda.
Untuk itu dalam forum pengajian, Bupati secara tegas berkeputusan untuk menutup seluruh tempat-tempat hiburan yang menyalahi aturan dan terindikasi sebagai tempat maksiat.
“Bagi tempat-tempat hiburan yang menyalahi ijinnya sudah kami cabut, dan bagi tempat hiburan yang masih ingin melakukan, sudah kami sampaikan tidak ada ruang,’ ujarnya.
Lebih lanjut,Bupati berulangkali menyatakan bahwa Dia selaku Bupati berkomitmen untuk berperang melawan kemaksiatan yang di Kabupaten Lumajang.
Sedangkan akibat hujan lebat yang mengguyur sejak sebelum pelaksanaan pengajian, amino masyarakat yang ingin hadir pada acara tersebut terus berdatangan, sehingga acara yang semula akan digelar di Halaman Masjid kemudian di pindahkan ke Dalam Masjid.(Dwi)

Tags: