Besaran UMK Kabupaten Jombang Tahun 2019 Disosialisasikan

Sosialisasi Upah Minimum Kabupaten (UMK) Jombang tahun 2019 di Ruang Bung Tomo, Pemkab Jombang, Selasa (04/12). [Arif Yulianto/Bhirawa]

Jombang, Bhirawa
Upah Minimum Kabupaten (UMK) Kabupaten Jombang tahun 2019 yang telah ditetapkan sebesar 2.445.945,88 Rupiah disosialisasikan kepada para pimpinan perusahaan di Kabupaten Jombang, pengurus Dewan Pengupahan Kabupaten (Depekab) Jombang, para Kepala Organisasi Pimpinan Daerah (OPD) di lingkup Pemerinta h Kabupaten (Pemkab) Jombang dan unsur lainnya di Ruang Bung Tomo, Pemkab Jombang, Selasa (04/12). Besaran UMK Jombang tahun 2019 tersebut mengalami kenaikan sebesar 8, 03 persen jika dibandingkan dengan UMK tahun sebelumnya.
Mewakili Bupati Jombang, Asisten I Bidang Pemerintahan Setdakab Jombang, Purwanto memaparkan, bahwa dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat khususnya pekerja perlu mendorong peningkatan peran serta pekerja dalam pelaksanaan proses produksi dengan pelaksanaan peningkatan kesejahteraan pekerja melalui mekanisme upah minimum.
“Tujuan dari kegiatan sosialisasi UMK Tahun 2019 ini dalam rangka meningkatkan pelayanan lebih baik pada dunia usaha, menjalin hubungan silaturrahmi yang lebih baik, mampu menampung masukan dan permasalahan yang ada di lapangan, serta mampu mempertahankan investor yang ada di Kabupaten Jombang dan bahkan berharap agar para investor yang sudah ada mampu mengajak dengan visi Bupati Jombang terwujudnya Jombang yang berkarakter dan berdaya saing,” papar Purwanto.
Ditambahkannya, dengan terbitnya surat edaran dari Menteri Ketenagakerjaan RI tanggal 15 Oktober 2018 Nomor B.240/M-NAKERT/PHIJSK-UPAH/X/2018 perihal penyampaian data tingkat inflasi nasional dan pertumbuhan Produk Domestik Bruto tahun 2019, disebutkan bahwa, tingkat inflasi nasional sebesar 2,88 persen dan pertumbuhan ekonomi sebesar 5,15 persen mengacu kepada Peraturan Pemerintah Nomor 78 Tahun 2015 tentang pengupahan dari kedua aturan tersebut, maka sudah hitungan praktis, dan harus dilaksanakan karena sudah ditandatangani oleh Presiden RI, maka dasar penetapan upah saat ini formula pengitungannya jelas yakni, upah mininum tahun berjalan ditambah dengan hasil perkalian antara upah minimum tahun berjalan dengan penjumlahan tingkat inflasi nasional tahun berjalan dan pertumbuhan ekonomi yang telah ditetapkan oleh pemerintah sama dengan Upah Minimum Kabupaten Jombang yakni :
Rp.2.264.135,78 + {Rp.2.264.135,78 X (2,88% + 5,15%)} = Rp. 2.445.945,88.
Hal tersebut merupakan dasar usulan rekomendasi Kabupaten Jombang kepada Gubernur Jawa Timur. Dari usulan tersebut, Gubernur Jawa Timur akhirnya menetapkan melalui Surat Keputusan Gubernur Nomor : 188/665/KPTS/013/2018 Tanggal 15 Novembe 2018 Bahwa, Upah Minimum Kabupaten Jombang Sebesar 2.445.945,88 Rupiah.
“Dengan ditetapkannya keputusan gubernur tersebut, terhitung mulai 1 Januari 2019 diharapkan bagi semua perusahaan di Kabupaten Jombang untuk melaksanakan keputusan gubernur dengan sebaik-baiknya. Sedangkan bagi perusahaan yang tidak mampu, dapat mengajukan penangguhan upah minimum yang ditujukan kepada Gubernur Jatim dengan persyaratan yang telah ditentukan,” terangnya.(rif)

Tags: