TNI AU Gelar Latihan Gabungan di Lanud Iswahyudi

Magetan, Bhirawa
TNI AU menggelar latihan gabungan bertajuk Mission Oriented Training (MOT) selama 10 hari sejak Senin (19/11). Latihan gabungan MOT merupakan latihan gabungan yang memadukan latihan-latihan sebelumnya, sehingga terbentuk kekuatan besar dalam melaksanakan operasi udara.
Sejumlah pesawat tempur Sukhoi 27/30 Flanker, F-16 C/D Fighting Falcon dan T50i Golden Eagle, Hawk 100/200 serta pasukan darat (GFAC), akan terlibat di dalam latihan. Juga alutsista TNI AU beserta personil pendukungnya berpadu dalam berbagai formasi latihan.
“Latihan ini dimaksudkan untuk memberikan bekal dan pengalaman serta meningkatkan pemahaman serta kemampuan dalam bekerja sama antara penerbang yang mengoperasikan alutsista dengan platform yang bereda-beda,” ungkap Asisten Operasi Kasau, Marsma TNI Johanes Berchmans SW, saat membuka acara di Lanud Iswahyudi, Senin (19/11).
Menurutnya, latihan ini juga untuk meningkatkan kemampuan para penerban termpur dalam memahami berbagai macam konsideransi, situasi, ancaman ketersediaan asset, untuk merencanakan dan melaksanakan misi-misi pertempuran dalam operasi udara, “Sekaligus meningkatan kemampuan koordinasi dan kerjasama antara penerbang yang mengoperasikan alutsista dengan platform yang berbeda dengan Groun Control Interceptor (GCI) maupun Ground Forward Air Controller (GFAC) atau pasukan darat.
Asops Kasau berharap akan tercapai keterpaduan antara skadron udara tempur dengan platform yang berbeda dalam merencanakan dan melaksanakan misi-misi operasi udara secara bersama. “Juga tercapainya pemahaman terhadap kelebihan dan kelemahan berbagai macam platform alutsista udara terutama pesawat tempur,” lanjut dia.
Selain itu, diharapkan akan tercipta situation awareness terhadap ancaman udara lawan dalam setiap pelaksanaan operasi udara, serta terciptanya standarisasi antara skadron udara tempur dalam melaksanakan operasi udara secara bersama.
“Yang tak kalah penting, latihan gabungan ini diselenggarakan sebagai sarana pertanggungjawaban TNI AU dalam mengelola dan mengoperasikan alutsista yang telah diamanakan oleh negara kepada seluruh masyarakat Indonesia,” ungkapnya dengan mendalam
Dia menekankan kepada komando latihan, pelaku serta seluruh pendukung lathan agar bersemangat, serius, telitih, jeli dalam tiap tahapan latihan. “Tunjukkan kemampuan terbaik yang kalian miliki dan laksanakan semua tahapan latihan sesuai protap atau skenario latihan. Sehingga dalam latihan gabungan ini dapat memberikan hasil yang terbaik dan optimal. Saya yakin dengan pengalaman yang dimiliki, seluruh peserta latihan akan mampu melaksanakan tugasnya dengan baik . Kedepankan budaya safety serta ikuti dan taati semua prosedur dan peraturan yang berlaku,” pintanya. [tok]

Tags: