Enam Pemohon Paspor Sudah Masukkan Berkas di GMSC Kota Mojokerto

Sekdakot Mojokerto Harlistyati mengamati proses pelayananpaspor di ULP Imigrasi di GMSC Kota Mojokerto. [kariyadi/bhirawa]

(Jelang Softlounching ULP Imigrasi)
Kota Mojokerto, Bhirawa
Ada enam berkas pemohonan pengurusan paspor yang masuk ke Unit Layanan Paspor (ULP) di kantor imigrasi yang menempati ruangan di GMSC, Jl Pahlawan Kota Mojokerto. Padahal dalam rilis resminya, ULP akan mulai pelayanan pada Jumat (2/11). Dihari pertama nanti akan dilayani 50 pemohon khusus bagi pemegang E KTP Kota Mojokerto yang wajib hadir di lokasi.
Sekdakot Mojokerto, Harlistyati bersama rombongan menggelar Sidak ke ULP Imigrasi itu. Kehadiran Harlis untuk memastikan jika semua layanan yang berhubungan dengan pengurusan paspor itu sudah siap.
”Saya memastikan jika peralatan, maupun personil imigrasi sudah siap melayani masyarakat,” ujar Harlistyati.
Kehadiran Harlis, juga memenuhi harapan Wawali Mojokerto Suyitno bahwa peresmian bisa dilakukan belakangan yang terpenting pelayanan diupayakan berjalan terlebih dahulu.
”Ya pengurusan paspor sudah bisa dilakukan disini. Semuanya sudah siap, saya akan laporkan ke Pak Yit (Suyitno. Wakil Walikota Mojokerto, red). Soal kapan peresmian GMSC ini terserah beliau,” tambah Harlis.
Saat ini, kata Harlis, sudah ada tiga layanan yang beroperasi di Mall Pelayanan Publik GMSC itu. Diantaranya Pelayanan kependudukan dan catatan sipil, perizinan terpadu satu pintu dan ULP imigrasi.
”Yang lain sudah menunjukkan progres yang luar biasa baik, dan siap beroperasi diantaranya Bank Jatim, BPRS, BPPKA maupun BPJS ketenagakerjaan,” tambah Harlis.
Harlis menekankan jika yang paling penting adalah pelayanan kepada masyarakat ketimbang peresmian gedung. Untuk itu, pihaknya akan mendorong segala lembaga pelayanan yang bakal beroperasi di GMSC itu mulai beroperasi tanpa menunggu peresmian.
”Setelah saya lihat ini semuanya sudah siap beroperasi, kita dorong mereka untuk segera beroperasi untuk melayani masyarakat dulu,” tegasnya.
Dalam sidak kemarin, Harlis mengamati setiap ruangan yang ada di ULP imigrasi tersebut. Mulai dari monitor nomer antrian, pemeriksaan berkas, intetview hingga tempat foto paspor. Dilokasi itu terdapat 11 orang pegawai imigrasi dibawah kendali satu orang supervisor.
”SOP kita paspor selesai dalam tiga hari kerja setelah pembayaran,” jelas seorang pegawai dihadapan rombongan Sekdakot diantaranya kepala dinas perizinan serta Kabag Humas dan Protokol Sekdakot Mojokerto. [kar]

Tags: