Drama Prosesi, Bupati Pamekasan Dinobatkan Sebagai Raja Ronggosukowati

Bupati Pamekasan, Badrut Tamam naik kereta kencana sebelum dinobatkan di acara drama prosesi histori Raja Ronggosukowati.

Pamekasan, Bhirawa
Bupati Pamekasan, Badrut Tamam dinobatkan sebagai panembahan Ratu Ronggosukowati. Pada prosesi drama history itu, dikukuhkan oleh KH RP Thoriq Sakrani, S.Sos, M.Si, di pendopo Ronggosukowati, Senin (5/10) malam.
Drama, Bupati Pamekasan beserta istri menaiki kereta kencana dengan diiringi para dayang, serta pejabat kerajaan mendapat pengawalan para Punggawa (Prajurit). Dan disambut Wabup Pamekasan, Raja’i dan istri serta Ulama dan tokoh masyarakat.
Skenario dan sinopsis karya Tim Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Pamekasan, Pangeran Sukowati sebelum dinobatkan sebagai Raja Pamelingan, beliau merupakan Rangga (jabatan semacam Camat di daerah Pamadekan) disambut tarian Songsong Senom yang diiringi gendinh Giro Kraton.
Ketua DPRD Pamekasan, pejabat Forpimda, Kepala Instansi dan OPD serta undangan memberi ucapan selamat usai drama prosesi histori Raja Ronggosukowati, setelah pemberian mahkota dan bendera kerajaan Pamelingan bertulis “Mekkas Jhatna Paksa Jhenneng Dhibi” kepada Bupati Pamekasan, Badrut Tamam didampingi istri.
Bupati Pamekasan, Badrut Tamam pada sambutan drama prosesi histori Raja Ronggosukowati, menyampaikan di peringatan Hari Jadi Pamekasan perlu dibanggakan karena Kabupaten Pamekasan pada kepemimpinan Raja Ronggosukowati yang relegius menjadi daerah yang makmur dan sejahtera bagi masyarakatnya.
“Di usia ke 488, wajib kita syukuri bersama karena jati diri Kabupaten Pamekasan sudah teruji, sehingga beberapa hal yang sudah lakukan Pangeran Ronggosukowati semoga menjadi suri tauladan agar kita lebih percaya ke diri sendiri dan mempunyai jatidiri untuk terus bersyukur kepada Allah SWT menuju Pamekasan hebat, rajjeh, bejjreh ben parjugeh,” tandasnya.
Dari itu, di hari jadinya ke 488, semua yang menjadi kelemahan di tahun sebelumnya untuk diperbaiki dan semoga kabupaten ini terus selalu berbenah diri di tahun yang akan datang.
“Pamekasan bukan saja sukses membangun. Pamekasan makmur dan besar menjadi kabupaten unggul meningkatkan perekonomian menuju rakyat yang tangguh dan sejahtera,” tambahnya. [adv.din]

Tags: