Wisatawan Asing Terpesona Kemolekan Wisata Pulau Bawean

Acara gelar seni budaya Bawean. [kerin ikanto/bhirawa]

Gresik, Bhirawa
Keindahan pulau Bawean rupanya membuat para wisatawan asing terpesona. Ini terbukti, saat mengikuti Wonderful Sail to Indonesia 2018,  banyak wisatawan asing yang terkagum setelah melihat keindahan pulau Putri,  sebutan pulau Bawean.
Maria misalnya. Wisatawan asal Denmark ini langsung terpesona begitu setelah melihat pesona Pulau Bawean, yaitu pantai Mombhul di Kec. Sangkapura. Maria  mengaku sudah dua tahun berkeliling dunia. Menurutnya, pulau Bawean merupakan pulau yang cantik dan fantastik.
“Selama tiga hari saya  berkeliling Bawean saya sangat takjub dengan keindahan Pulau Noko dan Gili. Besok saya akan berkeliling lagi. Bawean is the best,” ujar Maria.
Maria juga menilai bahwa masyarakat di Indonesia, khususnya di Pulau Bawean sangat ramah.. Kedatangannya beserta para wisatawan lain disambut penuh rasa simpatik dan antusias.
“Saya sangat berterima kasih telah disambut dengan keramahan masyarakat Bawean. Saya akan menceritakan pengalaman saya di Bawean ini kepada teman-teman saya,” katanya.
Sementara itu, Bupati Gresik, Sambari Halim Radianto mengucapkan terima kasih karena Pulau Bawean dijadikan sebagai titik singgah puluhan kapal pesiar dari berbagai negara.
Kesempatan itu tidak disia-siakan  Bupati Sambari untuk mempromosikan wisata daerah yang ada di Pulau Bawean.“Sail to Indonesia in Bawean 2018 ini adalah program yang sangat luar biasa. Ini kesempatan kita untuk mempromosikan potensi wisata yang ada. Dismaping itu, event ini akan memberikan pengaruh besar bagi perkembangan potensi wisata di Pulau Bawean. Perekonomian masyarakat akan bergerak,” kata Bupati.
Wakil Bupati (Wabup)  H. Moh. Qosim saat  mendampingi Bupati Sambari mengatakan bahwa, kedatangan wisatawan asing di Pulau Bawean menjadi berkah tersendiri bagi masyarakat. Kendati demikian, Wabup meminta kepada maysarakat untuk menerima para wisatawan dengan baik.
“Kami tetap mempertahankan komitmen untuk menjadikan Bawean sebagai kawasan wisata yang berbasis syariah. Oleh karena itu, wisatawan asing yang datang ke Bawean akan dikenalkan dengan budaya-budaya asli Bawean,” kata Wabup.
Menurut Ketua Tim Percepatan Pengembangan Pariwisata Bahari, Indroyono Soesilo, Bawean jadi salah satu destinasi terbaik Sail To Indonesia 2018. Event Sail to Indonesia 2018 total diikuti 75 yacht. Mereka berasal dari berbagai negara, diantaranya Australia, Selandia Baru, Denmark, Prancis, Belanda, Inggris, Jerman, Kanada Amerika Serikat. Para yachter ini mengawali start dari dua lokasi di Australia. Sebanyak 47yacht berangkat dari kawasan Australia Timur. Lalu 28 yacht mengawali start dari Darwin dan bergabung pada 4 September.
“Sejauh ini, respon masyarakat termasuk di Bawean terhadap rangkaian Sail to Indonesia sangat positif. Ada banyak rangkaian event yang disajikan. Menariknya setia persinggahan selalu berbeda-beda. Hal ini tentu menjadi daya tarik bagi para yachter yang mayoritas mancanegara. Ujar Indroyono.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Advisor Menteri Pariwisata untuk Marine Tourism, Dr. Marsetio. Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman Asep D Muhammad. [eri.advi]

Tags: