Rektor Unair Jamin Biaya Kuliah Rochman-Rochim

Bayi kembar siam Rochman dan Rochim mengikuti serangkaian pelepasan di Ruang Loka Widya Husada RSUD dr Soetomo, Kamis (11/10) kemarin.[gegeh bagus/bhirawa]

Surabaya, Bhirawa
Bayi kembar siam yang lahir pada 4 September 2009 silam, Rochman dan Rochim asal Jombang bisa tersenyum lebar. Pasalnya, Rektor Universitas Airlangga (Unair) Prof Moh Nasih bakal menjamin biaya kuliah jika keduaya berkenan masuk di kampus yang dipimpinnya. Hal ini disampaikannya usai menghadiri pelepasan kembar siam asal Jombang di Ruang Loka Widya Husada RSUD dr Soetomo, Kamis (11/10) kemarin.
“Kami ingin masa depannya (Rochman-Rochim) tetap terjamin, salah satunya di bidang pendidikan. Kalau yang bersangkutan ingin mau masuk Unair, mau menjadi perawat yang sesuai bidang keahliannya tentu kami menerima dengan senang hati,” katanya.
Prof Nasih menegaskan bahwa masalah biaya nantinya bisa dibebaskan asal jenjang pendidikan bisa dilalui. Mulai SD, SMP dan SMA telah dilalui. “Nanti 7-8 tahun ke depan tolong ditagih bahwa Rektor Unair punya statemen bahwa Rochman-Rochim bisa kuliah kalau lulus SMA,” terangnya.
Pihaknya juga mengapresiasi keberhasilan Tim Kembar Siam RSUD dr Soetomo. Menurut Prof Nasih, keberhasilan tersebut dinilai hasil inovasi yang fenomenal. Pihaknya bakal terus mendorong khususnya peningkatan kualitas bidang inovasi pelayanan kesehatan.
Prof Nasih yakin bahwa proses pemisahan kembar siam akan menghasilkan generasi yang punya masa depan yang baik. Meski dulu keduanya pernah ada masalah kesehatan.
“Dulu lubang pembuangannya hanya 1 dan digunakan secara bersamaan. Selain itu juga punya 1 penis, dan melalui berbagai macam operasi dipisah, ini tentu tidak mudah. Dan ini pasti mengganggu yang bersangkutan,” tambahnya.
Sementara, Ketua Tim Kembar Siam Terpadu (PPKST) dr Agus Harianto SpA (K) juga mengatakan bahwa berkat kerja tim, Rochman akhirnya bisa kencing yang sebelumnya masih menggunakan selang. “Meski Rochman-Rochim telah kami lepas, tidak membuat kami melepas begitu saja. Karena masih harus ada operasi kembali terkait organ yang perlu ditambahi. Artinya kami belum melepas total,” katanya.
Meski demikian, dr Agus bersama Tim Kembar Siam bakal terus mengontrol setiap tumbuh kembang Rochman-Rochim. “Kami akan terus kontrol, di usianya nanti setelah menginjak dewasa akan ada operasi pembuatan seksories (alat kelamin, red),” pungkasnya. [geh]

Tags: