Perpustakaan Pelopor Gerakan Literasi untuk kesejahteraan

Drs Sudjono MM

Drs Sudjono MM
Empat tahun menjadi Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Jawa Timur, membuat komitmen sosok satu ini untuk meningkatkan kemampuan literasi masyarakat tidak perlu diragukan lagi.
Drs Sudjono MM, yang kini sudah ditetapkan Presiden RI sebagai Pustakawan Ahli Utama ini menilai upaya serius untuk meningkatkan budaya literasi masyarakat menjadi salah satu langkah strategis untuk meningkatkan kehidupan sosial ekonomi masyarakat.
“Literasi dimaknai melampaui pengertian konvensional yakni lebih dari sekedar kemampuan membaca dan menulis semata. Kegiatan membaca ini sangat berguna untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Indonesia,” jelas Sudjono.
Menurut Sudjono literasi ini merupakan sebuah konsep yang memiliki makna kompleks, dinamis, terus ditafsirkan dan didefinisikan dengan beragam cara dan sudut pandang. Literasi ini jelas Sudjono dapat didefinisikan sebagai kemampuan individu untuk membaca, menulis, berbicara, menghitung, dan memecahkan masalah pada tingkat keahlian yang diperlukan dalam pekerjaan, keluarga dan masyarakat.
Dari beberapa pengertian yang ada di atas menurut Sudjono dapat disimpulkan bahwa budaya literasi sangat dibutuhkan di masyarakat untuk membantu memberdayakan dan meningkatkan kualitas individu, keluarga, dan masyarakat karena budaya literasi memiliki sifat Multiple Effect.
“Literasi mampu berkontribusi pada pembangunan ekonomi dan kesejahteraan. Selain terkait dengan kecakapan literasi dan numerical tenaga kerja, literasi juga mampu meningkatkan daya saing ekonomi,” tegasnya. Dalam upaya membangun bangsa kemampuan literasi tinggi, maka perpustakaan menjadi institusi terpenting yang mempunyai peran sentral dalam membangun literasi sosial. Untuk itu, peran perpustakaan harus ditingkatkan sebagai wahana pembelajaran bersama untuk mengembangkan potensi masyarakat. Selain menyediakan sumber-sumber bacaan untuk menggali informasi dan pengetahuan, perpustakaan juga memfasilitasi masyarakat dengan berbagai kegiatan pelatihan dan keterampilan, yang bertujuan untuk pemberdayaan sosial-ekonomi masyarakat.
“Dalam perspektif inilah, perlu menempatkan perpustakaan sebagai institusi pelopor gerakan literasi untuk kesejahteraan,” tegas Sudjono yang baru menyelesaikan tugasnya sebagai Penjabat Bupati Nganjuk ini. [why]

Tags: