Pedagang Simboronce Trenggalek Desak Penataan Sesuai Kesepakatan

Trenggalek, Bhirawa
Kelompok Pedagang pantai Simbaronce Desa Tasikmadu Watulimo, ajukan dengar pendapat di kantor DPRD Trenggalek, Rabu (3/10). Rapat dengar pendapat tersebut terkait penertiban dan penataan pedagang yang ada di lokasi pantai.
“Pokok permasalahan pada penempatan dan penataan fasilitas umum (Fasum), yang mestinya permasalahan ini sebenarnya bisa diselesaikan di desa atau Kecamatan,” ucap Mugianto Ketua Komisi II DPRD Trenggalek
Dikatakan politisi partai berlambang merzi yang biasa akrab disapa Obeng Permasalahn tersebut sudah ada kesepakatan. Dan kesepakatan tersebut dikembalikan kepada kesepakatan awal dengan menata pedagang demi memaksimalkan eksotika wisata.
“Sebelumnya sudah ada surat berjanjian, dengan disepakati antara 29 pedagang yang ada di pantai Simbaronce. Kesepakatan tersebut tetap mengacu mengedepankan eksotisme wisata lebih menarik untuk dikunjungi para wisatawan,” ujarnya
Untuk saat ini bisa dikatan Solusi jangka pendek Obeng menjelaskan, Pemda akan merancang program Fasum yang ada dipantai simbaronce.
“Secara teknis program tersebut akan di rancang oleh Disparbud Trenggalek, dengan tujuan akan menata demi kesejahteraan masyarakat serta penataan eksotisme wisata yang ada di pantai simbaronce,” tuturnya (wek)