Kaya Kolagen, Lirik Sisik Bandeng jadi Masker

Mahasiswa Managemen STIE Perbanas Nur Maghfirotul Auliyah (kiri) dan Riska Fikri Anggraeni (kanan) cobakan masker sisik bandeng varian cengkeh. beberapa varian sisik masker bandeng juga mulai dipromosikan untuk kecantikan.

Surabaya, Bhirawa
Sisik ikan bandeng rupanya mencuri perhatian mahasiswa management STIE Perbanas Surabaya. Bagaimana tidak,sisik ikan bandeng yang semula merupakan hasil limbah pasar dengan aroma amis pekat kemudian diolah menjadi sebuah masker kecantikan yang kaya akan kandungan kolagen. Dari tangan Nur Maghfiroh Auliyah, Riska Friki Anggraeni dan Yusi Ismawati hasil produk ini, kemudian meraih juara III Busines Plan tingkat Nasional di Jember beberapa waktu yang lalu.
Ketua tim Busines Plan, Nur Maghfiroh Auliyah mengungkapkan munculnya ide pengolahan sisik bandeng menjadi masker bermula dari rutinitas mengantar ibunya ke salah satu pasar di daerah Lamongan. Ia selalu mencium bau amis di lingkungan pasar karena limbah sisik ikan bandeng. Dari hal itu, kemudian ia berinisiatif untuk mencari manfaat dan kandungan dalam sisik bandeng.
“Waktu saya browsing sisik ikan bandeng ini mengandung kolagen yang cukup tinggi. Untuk mengetahui nilainya, kemudian kami melakukan uji lab gizi di Unair,” ungkap dia.
Lebih lanjut, dalam uji laboratorium tersebut, pihaknya menggunakan dua sampel sisik ikan bandeng. Dari hasil uji lab pertama dengan campuran garam kandungan kolagen pada sisik bandeng lebih tinggi yaitu 25,48 persen, di banding sisik ikan bandeng biasa yaitu 23,34 persen.
“Cukup sulit untuk menentukan komposisi olahan bandeng untuk dijadikan masker. Pertama bikin masker gagal karena terlalu cair dan tidak bisa tahan lama. Berkali-kali kami coba temukan komposisi yang pas,” ujar dia.
Berdasar eksperimen tersebut,Lanjut Auliyah, akhirnya pihaknya mampu menemukan komposisi yang sesuai untuk masker.
Ada empat jenis masker yang diproduksi, yaitu perasan daun pandan, jeruk nipis, kayu manis dan cengkeh.
“Masing-masing perasan punya manfaat. Pandan untuk menghilankan komedo, jeruk nipis menyamarkan flek hitam dan mengecilkan pori, cengkeh mengobati jerawat dan kayu manis untuk mencegah jerawat,” tambah anggota tim Riska Friki Anggraeni. Pada tahap pembuatan, Riska menjelaskan jika langkah pertama yang dilakukan adalah membersihkan sisik bandeng. Jika sudah bersih, sisik bandeng direndam dengan air rendaman beras selama 5 menit. Kemudian sisik bandeng dimasukkan ke dalam rebusan air mendidih, untuk menghilangkan bekteri. Terakhir dijemur dibawah terik matahari hingga kering.
“Saat ini kami mau mendaftarkan produk Milkfish Scales Mask, dan akan menambahkan beberapa varian perasan lagi, seperti kopi dan bahan-bahan alami lainnya,” tutur dia. Ke depan, pihaknya berencana melakukan perbaikan kemasan, juga melakukan pemasaran secara meluas. [ina]

Tags: