Hibah dan Bansos Jadi Tarik Ulur Molornya Pengesahan KUA-PPAS 2019

Wakil Ketua DPRD Gresik Mohammad Syafi’ AM

Gresik, Bhirawa
Pembahasan pengesahan KUA – PPAS 2019 akhirnya molor. Gara-gara Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lamban melakukan verifikasi terhadap dana hibah dan Bansos. Akibatnya, DPRD juga ikut molor melakukan pengesahan.
Menurut Wakil Ketua DPRD Gresik, Mohammad Syafi’ AM, nasib dokumen KUA – PPAS (Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara) memang belum disahkan, dan kini masih dalam proses pembahasan oleh badan angaran. Sebab masih ada beberapa anggaran yang mengalami perubahan, karena konten PAD.
Selain itu, juga menunggu verifikasi OPD. Terhadap dana hibah dan Bansos dari Jasmas, harus clear dulu. Sebab setiap tahun masih saja ada masalah pada saat pencairan. Sehingga secara keseluruhan dari anggaran yang dialokasikan tak terserap karena nominalnya dikurangi bahkan ada juga tidak bisa cair.
”Kami akan menunggu hingga batas waktu yang sudah ditentukan, agar dana hibah dan Bansos di tahun mendatang bisa cair tepat waktu. Juga tak ada keribetan dengan alasan apapun, sebab peruntukan murni untuk rakyat dan DPRD hanya sebagai fasilitator saja,” ujarnya.
Untuk pengesahan KUA PPAS 2019 sudah dijadwal dalam Banmus tanggal 25 Oktober ini. Waktu yang disediakan agar dilakukan secara maksimal, baik OPD maupun oleh Tim Banggar DPRD. Dengan prioritas pembangunan ekologi berkelanjutan, kemandirian ekonomi daerah, penguatan atribusi layanan dasar dan pengentasan kemikinan, pengembangan teknologi informasi serta kemandirian desa.
Ditambahkan Syafi’, pihaknya ingin semua program kerja OPD sesuai dengan Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) yang sudah ditandatangani Bupati bersama DPRD. Itu belajar dari program kerja OPD tahun sebelumnya, diangap kurang sejalan dengan program prioritas Pemkab. Dan kosep sekarang adalah money value program, yakni uang dibelanjakan sesuai program prioritas. Sehingga mendapat porsi besar didalam alokasi anggaran, bukan money value function atau dibagi rata alias tidak ada prioritas. [kim]

Tags: