Bupati Tuban Resmikan Pasar Desa Merkawang

Bupati Tuban, H Fathul Huda saat melihat aktitifas para nelayan usai meresmikan pasar di Desa Merkawang Kecamatan Tambakboyo Tuban.

Tuban, Bhirawa
Bupati Tuban, H. Fathul Huda, meresmikan pasar tradisional Desa Merkawang, Kecamatan Tambakboyo, Selasa (16/10).
Tampak hadir dalam prosesi peresmian pusat perdagangan desa dari bantuan salah satu perusahan semen swasta di Tuban, Kepala Desa Merkawang, Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) Tuban, dan jajaran Forkopimca Tambakboyo.
Bupati Fathul Huda menyampaikan apresiasi semua pihak telah berpartisipasi dalam pembangunan pasar. Apresiasi Kades Merkawang yang telah memikirkan masyarakatnya sehingga membangun pasar, ungkapnya. Apresiasi juga diberikan perusahan yang disalurkan sejalan dengan program Pemkab Tuban.
Bupati menjelaskan, program CSR tidak hanya dalam bentuk uang. Kedepannya program CSR dapat dituangkan dalam bentuk pemberdayaan masyarakat.
Selain itu, perusahaan yang baik tidak hanya bisa menghasilkan uang. Tetapi juga mampu merawat lingkungan dan masyarakat.
Orang nomor satu di Kabupaten Tuban ini menambahkan, negara maju ditopang enterpreneur yang handal. Terdapat beberapa langkah guna menumbuhkan jiwa berwirausaha yang handal di masyarakat.
Pertama, membangun Sumber Daya Masyarakat yang handal. Perusahan semen asal negara Swiss tersebut telah menyelenggarakan berbagai program pemberdayaan tersebut.
Kedua, perlu membangun jaringan dengan mengedepankan komunikasi yang baik. Ketiga, modal. Dalam hal ini Diskoperindag harus memantau. Keempat adalah doa.
Kiai yang juga pengurus PW Nahdlatul Ulama Jawa Timur asal Montong itu menjelaskan, sektor UMKM menyerap banyak tenaga kerja. Selain itu, menyumbang pertumbuhan ekonomi yang cukup signifikan di Indonesia.
Menyikapi hal tersebut, Dewan Riset Daerah (DRD) Kabupaten Tuban untuk mengetahui secara detail kontribusi UMKM dalam menyumbang pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Tuban.
Menutup sambutannya, bupati yang akrab pula disapa Kiai Huda itu, menceritakan kisah sahabat Abdurrahman bin Auf seorang sahabat yang kaya namun tetap berlaku rendah hati.
Sementara itu, General Affair dan Community Relations Manager PT Holcim Indonesia Tbk, Trayudi Dharma, menyatakan, pembangunan Pasar Merkawang bekerja sama dengan pemerintah desa setempat. Terdapat 18 kios yang dibangun dengan rincian 16 kios dibiayai PT Holcim.
“Sementara dua kios dan renovasi bagian dalam menggunakan Dana Desa,” jelas Trayudi.
Dia menambahkan, pada tahun 2018 perusahany telah membangun gedung PKK di Desa Mliwang, TPQ di Desa Kedungrejo, penerangan jalan desa. Pada tahun 2019 mendatang, program CSR akan berfokus pada pemberdayaan masyarakat sesuai dengan arahan dari Bapak Bupati Fathul Huda, pungkasnya. (Hud)

Tags: