Bea Cukai Juanda Gagalkan Pengiriman Narkoba dari Empat Negara

Surabaya, Bhirawa
Bea Cukai Juanda berhasil menggagalkan pengiriman narkoba berbagai jenis dari empat negara. Sejumlah narkoba jenis langka yang kini mulai banyak beredar di Indonesia, termasuk di Jawa Timur, antara lain chatinone berbentuk daun kering, THC atau ganja cair, bubuk ganja, dan MDMA. Diketahui, semua jenis narkoba itu berasal dari luar negeri yakni Ethiopia, Belanda, Kanada dan Amerika.
Penggagalan itu merupakan hasil pengungkapan petugas gabungan Bea Cukai, Polda Jatim dan BNNP Jatim. “Yang terbilang baru di Jatim adalah ganja cair. Meski di tempat lain pernah terungkap, di sini baru pertama. Penggunaannya untuk vapour atau rokok elektrik,” kata Kepala KPPBC Juanda Budi Harjanto, Kamis (4/10).
Dijelaskannya, terhitung sejak Juli hingga sekarang, ada 43.629 paket kiriman dari luar negeri yang masuk melalui Kantor Bea Cukai Junada. Dari jumlah itu, dari hasil sortir dan pemeriksaan, terdapat lima pengiriman yang isinya narkoba.
Pada 9 Juli, terungkap sebuah kiriman dari Ethiopia berisi narkoba jenis Cathinone berbentuk daun kering warna hijau pucat sebanyak 4,5 kilogram. Kemudian 20 Agustus ditemukan paket berisi narkoba jenis THC atau ganja cair yang disamarkan dalam cairan kental berwarna kuning sebanyak tujuh botol vapor asal Amerika. Pada 29 Agustus terungkap kiriman 67 butir ekstasi seberat 19,7 gram dari Belanda.
Selanjutnya, 18 September ada kiriman narkoba berupa bubuk ganja seberat 130 gram yang berasal dari Kanada. Pada hari yang sama, 18 September juga terungkap paket kiriman narkoba jenis MDMA seberat 10 gram dari Belanda. Alamat penerimanya sama dengan alamat pada pengiriman ganja 130 gram.
Dari lima kasus itu, petugas gabungan belum menemukan tersangkanya. Penerima diperkirakan bandar besar sehingga nama dan alamat penerima juga menggunakan pihak lain. Jaringannya pun terputus. [geh]

Tags: