Ajak Pelajar Jadi Netizen Cerdas

Para Siswa-siswi SMK Al Mustawa Desa Prambontegayang, Kecamatan Soko saat mengikuti prosesi sekolah juranalistik dasar yang diadakan oleh Pertaminan EP dan RPS Tuban.

Tuban, Bhirawa
Menjadi Netizen atau warganet yang cerdas, adalah materi yang ditekankan pertama kepada 30 pelajar SMK Al Mustawa Desa Prambontegayang, Kecamatan Soko, dalam kegiatan Sekolah Jurnalistik Dasar (SJD) yang diadakan oleh Pertamina Eksplorasi Produksi (EP) Asset 4 Sukowati Field-SKK Migas dengan Ronggolawe Press Solidarity (RPS)
“Bermedia sosial ada rambu-rambunya. Jangan jadikan jemari menjadi pemantik kita menuju jeruji besi,” ujar salah satu pemateri Moh. Abdurrohim, selepas menyampaikan materi kepada pelajar SMK Al Mustawa, Senin (8/10) kemarin.
Menjadi pengguna media sosial yang bijak itu harus bisa menahan diri, bijak dan bisa memberikan informasi yang positif, berkarya di media sosial, berbisnis online. Jangan sampai saat bermedsos menyinggung SARA, menggunakan bahasa yang kasar, menyindir seseorang, dll.
“Dalam kitab suci Alquran, Surat Al Hujjurat ayat 6 juga disebutkan bahwa jika ada berita yang datang maka periksalah dengan teliti sumbernya. Supaya tidak menimbulkan keadaan yang buruk dan membuat menyesal, karena dalam Pasal 45 ayat 2-3 UU pdana ada ancaman paling lama 4-6 tahun, jika melakukan penghinaan atau pencemaran nama baik dan SARA,” terang alumnus STITMA Tuban.
Di 2017 jumlah pengguna internet di Indonesia capai 143,26 juta jiwa. Indonesia peringkat keenam dalam penggunaan internet. Sedangkan di Tuban, 800 ribu warga memiliki akun medsos dari jumlah penduduk 1,3 juta jiwa.
Sementara itu, Legal and Relations Pertamina EP Asset 4 Sukowati Field, Tarmizi, mewakili perusahaan bahwa Pertamina EP sudah 30 tahun berada di Tuban. Alhamdulillah Blok Tuban 100% sudah merah putih sangat mendukung dan berterimakasih pada para jurnalis bisa melakukan edukasi pada para generasi bangsa.
“Siswa-siswi ini adalah aset bagsa kita, alhamdulillah support dari manajemen, sehingga terselenggara program ini. Untuk lokasi Pertamina EP ada di Desa Rahayu, Soko dan Sukowati-Bojonegoro,” sambung pria asal Aceh ini.
Pria humanis ini, berpesan peserta program SJ serius dan komunikatif selama dua hari kedepan. Selain belajar menulis berita, materi penting lainnya adalah menjadi netizen yang cerdas. Dikarenakan di era digitalisasi ini, setiap orang leluasa menerima dan menyebarluaskan informasi.
Kepala SMK Al Mustawa, Supaat, berterimakasih kepada RPS dan Pertamina EP Asset 4 Sukowati Field karena berbagi ilmu di lembaganya. Selama ini di sekolah yang terletak di sebelah Barat Lapangan Mudi ini, belum pernah ada materi jurnalistik.
“Kami merasa senang. Kalau program ini dilakukan tiap tahun tentu menjadi kebanggaan,” tambahnya.
Kerjasama antara SMK Al Mustawa, RPS, dan Pertamina EP semoga langgeng dan memberi nilai manfaat bagi semua. Yang terpenting ada tindaklanjutnya, supaya greget dan semangat anak-anak SMK terjaga.
Ketua RPS Tuban, Khoirul Huda, mengucapkan terimakasih kepada SMK Al Mustawa karena menerima kehadiran para jurnalsit Tuban yang tergabung sdalam RSP, sekaligus Pertamina EP sebagai perusahan yang mensuport program.
“Selain pendidikan, Pertamina EP Asset 4 juga peduli pada kesehatan, ekonomi, dan lingkungan,” imbuh wartawan Harian Bhirawa.
Anggota Aliansi Jurnalis Independen (AJI) ini berharap sesuai tugas tanggungjawab sebagai wartawan adalah edukasi, selain itu juga mengontrol sosial.
“Fungsi edukatif tersebut saat ini kami wujudkan dengan sekolah jurnalistik seperti saat ini,” pungkas Huda. [hud]

Rate this article!
Tags: