Ahmad Dhani Penuhi Panggilan Penyidik Polda Jatim sebagai Saksi

Musisi Ahmad Dhani Prasetyo memenuhi panggilan penyidik Subdit V Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Jatim, Senin (1/10). [abednego/bhirawa]

Polda Jatim, Bhirawa
Artis sekaligus musisi Ahmad Dhani Prasetyo memenuhi panggilan penyidik Subdit V Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Jatim, Senin (1/10). Pemanggilan Ahmad Dhani ini diperiksa terkait laporan dugaan kasus ujaran kebencian.
Sekitar pukul 15.05, Dhani tiba di Mapolda Jatim dengan menggunakan mobil Honda Mobilio warna putih. Dhani yang menggunakan baju dan celana hitam ini langsung masuk ke dalam gedung Subdit V Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Jatim. Sebelum masuk menjalani pemeriksaan, Dhani sempat mengutarakan bahwa dirinya memiliki banyak pengalaman ditanya penyidik.
“Saya pasti datang. Buktinya hari ini (Senin kemarin, red) saya datang kan. Saya sudah pengalaman ditanya sama penyidik,” kata Ahmad Dhani Prasetyo di Mapolda Jatim, Senin (1/10).
Dhani juga mengaku siap untuk menjalani pemeriksaan yang dilakukan penyidik Polda Jatim. Saat ditanya terkait kasus dirinya yang dilaporkan terkait dugaan kasus penipuan, Dhani mengatakan para awak media untuk menunggu. “Tunggu saja nanti,” singkatnya.
Sementara itu, Direktur Ditreskrimsus Polda Jatim Kombes Pol Agus Santoso mengatakan saat ini Ahmad Dhani Prasetyo masih dimintai keterangan oleh penyidik. Sayangnya pihaknya enggan merinci pemeriksaan tersebut. Namun Agus mengaku dalam perkara ini masih belum ada penetapan tersangka.
“Saat ini Dhani masih menjalani pemeriksaan sebagai saksi. Dengan begitu ke depannya kami bisa mencari alat bukti,” tegasnya.
Seperti diketahu, Ahmad Dhani Prasetyo yang juga artis sekaligus musisi ini dilaporkan Banser terkait dugaan ujaran kebencian usai menggunakan kata idiot. Tak hanya Ahmad Dhani Prasetyo, Ferry Irawan dan Siti Rafika turut dilaporkan Banser ke Mapolda Jatim.
Desakan AMP Jatim
Sementara itu ratusan masyarakat yang mengatasnamakan Aliansi Masyarakat Peduli (AMP) Jatim menggelar aksi di depan Polrestabes Surabaya, Senin (1/10) kemarin. Mereka mendukung Polda Jatim dan Polrestabes Surabaya untuk segera menuntaskan kasus ujaran kebencian yang dilakukan Ahmad Dhani.
Beberapa spanduk bertuliskan ‘Dukung Polda Jatim dan Polrestabes usut kasus ADP’, ‘Waspada Mulut Ahmad Dhani’ dan ‘Pak Polisi Tangkap segera Ahmad Dhani’. Selain itu, mereka juga mendukung penuh rekan Aktivis Koalisi Bela NKRI untuk terus mengawal proses hukum terhadap pentolan Dewa 19.
“Kami dari AMP Jatim mendukung dan menuntut Polda Jatim dan Polrestabes Surabaya untuk mengusut tuntas kasus pidana yang melibatkan Ahmad Dhani secara profesional dan transparan,” ujar Koordibator Aksi Syahroni di sela orasinya.
Menurut Syahroni, tujuan aksi kali ini menuntut Polda Jatim dan Polrestabes terhadap ujaran kebencian yang dilakukan Ahmad Dhani. “Tujuan kami sangat mendukung pihak kepolisian dan menyentuh kasus Ahmad Dhani. Jelas kata idiot melukai masyarakat Jatim khususnya Surabaya. Dia juga tidak mencerminkan nilai-nilai arek Suroboyo,” terangnya. [bed, geh]

Tags: