Universitas Prasetiya Mulya Jakarta Dorong Beragam Inovasi

Marketing Manager Universitas Prasetiya Mulya, Elga Fransisca (kiri), Elice Tamara selaku National Winner L’Oreal Brandstorm 2018 (Indonesia Representative for L’Oreal Brandstorm Worldwide in Paris) sebagai perwakilan Mahasiswa berprestasi dan Jessica Edlim selaku Assistant Manager Supply Chain Finance Team Unilever sebagai perwakilan alumni dalam acara Open House Universitas Prasetiya Mulya yang digelar di Hotel Java Paragon Surabaya, Sabtu (8/9). [Achmad tauriq/bhirawa]

Surabaya, Bhirawa
Universitas Prasetiya Mulya percaya bahwa faktor inovasi akan menjadi  inisiatif yang dapat mendukung kemajuan khususnya bagi para putera-puteri terbaik daerah untuk temukan potensi diri dan ciptakan perubahan melalui inovasi.
Melalui Prasetiya Mulya Open House 2018 yang digelar di 11 kota besar di Indonesia, diantaranya Pekanbaru, Medan, Makassar, Pontianak, Surabaya, Batam, Semarang, Lampung, Malang, Bandung dan Palembang para peserta bisa melihat gambaran karirnya di masa depan.
Manager Marketing Universitas Prasetiya Mulya, Elga Fransisca saat dikonfirmasi Bhirawa, Minggu (9/9) kemarin mengungkapkan setiap daerah memiliki potensi dan keunikan tersendiri yang dapat dimanfaatkan untuk mengembangkan wirausaha, pengembangan tersebut dapat dioptimalkan dengan mendorong hadirnya beragam inovasi.
“Prasetiya Mulya berharap melalui kegiatan ini dapat mendorong hadirnya beragam inovasi dari putra-putri terbaik daerah, sehingga nantinya dapat turut berkontribusi dalam pembangunan daerah,” jelasnya.
Elga menambahkan open house merupakan program yang dihadirkan untuk mewadahi para calon mahasiswa dan orang tua dalam mengenal Prasetiya Mulya lebih dekat. Melalui kegiatan ini para peserta bisa melihat gambaran karir di masa depan beserta dengan beragam inovasinya, sehingga dapat memilih jurusan yang sesuai minat mereka.
“Di Universitas Prasetiya Mulya, sebelum masuk, kami mengadakan tes peminatan terlebih dulu. Dengan demikian diharapkan mahasiswa bisa mengenali potensi dirinya dan mengambil jurusan kuliah yang sesuai dengan minat dan kemampuannya,” terangnya.
Selain digelar open house juga ditampilkan produk inovasi dari alumni dan mahasiswa seperti Archwear, Rollover Reactiondan Clave. “Penyelenggaraan di setiap kota terdiri dari, talkshow inspiratif bersama alumni sukses dan mahasiswa berprestasi, konseling langsung dengan dosen sebagai wadah konsultasi para calon mahasiswa baru dalam memilih program studi dan pendaftaran untuk seleksi masuk di masing-masing kota,” ujar Elga.
Salah satu alumnus Universitas Prasetiya Mulya, Jessica Edlim yang saat ini sudah bekerja sebagai Assistant Manager Supply Chain Finance Team Unilever berbagi pengalamannya selama menempuh pendidikan. Menurutnya, penting untuk mengetahui dengan jelas rencana jurusan yang diminati sejak dini sehingga kedepan lebih mudah untuk mengarahkan visi untuk menggapainya di masa depan.
“Di Universitas Prasetiya Mulya Saya tidak hanya mempelajari teori tetapi juga bagaimana menyelesaikan permasalahan nyata di pasar. Prasetiya Mulya juga mempersiapkan saya untuk dunia kerja dengan mendorong mahasiswa merasakan dunia professional melalui program magang dan pengembangan soft skill. Seluruh pengetahuan dan pengalaman telah menjadi fondasi kuat yang berkontribusi besar pada profesi saya sekarang,” pungkas Jessica.
Untuk itu Universitas Prasetiya Mulya terus berupaya mewujudkan lingkungan kampus sebagai penggerak perubahan. Guna mewujudkan hal tersebut pihaknya terus berupaya untuk mendukung para peserta didiknya melalui beragam program studi serta sarana dan prasarana yang dimiliki.
Prasetiya memiliki School of Business and Economics serta School of Applied STEM yang masing-masing memiliki beragam program studi yang mampu mengakomodir minat dari peserta didik. School of Business and Economics memiliki delapan program studi S1 (Accounting, Branding, Business, Business Economics, Event, Finance & Banking, Hospitality Business dan International Business Law) dan empat program studi S2 (MM Regular, MM Business Management, MM Strategic Management dan MM New Ventures Innovation).
Sedangkan School of Applied STEM yang lebih berfokus pada ilmu teknik memiliki 6 program studi S1 (Business Mathematics, Computer Systems Engineering, Software Engineering, Renewable Energy Engineering, Food Business Technology dan Product Design Engineering). [riq]

Tags: