Purna Tugas, 53 PNS Kabupaten Bojonegoro Terima SK

Pj. Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bojonegoro Yayan Rohman menyerahkan secara simbolis kepada Dua orang perwakian PNS Purna Tugas. (Achmad Basir)/bhirawa

Bojonegoro, Bhirawa
Sebanyak 53 Pegawai Negeri Sipil (PNS) di ruang Partnership Room lantai 4 Pemkab Bojonegoro hari ini, Rabu (5/9) menerima Surat Keputusan (SK) Purna Tugas. Pemberian SK tersebut diberikan kepada pegawai yang akan batas usia purna tugas TMT 1 September 2018.
Ke 53 orang PNS tersebut terdirri dari 2 Orang pejabat struktural eselon III yakni Sekretaris Kecamatan Kanor Agus Subagyo,S.Sos dan Sekretaris Kecamatan Padangan Suyadi Raswono, 6 orang pejabat struktural eselon IV.
Kemudian 32 Orang Kepala Sekolah dan Guru, 1 Orang Penjaga Sekolah, 1 Orang Bidan Penyelia, 1 Orang penyuluh pertanian, 2 orang staf UPT Pendidikan Wilayah II dan VI , 1 Staf Puskesmas Trucuk, Serta 7 orang pejabat fungsional umum/Staf.
Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Bojonegoro, Zainuddin, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini selain ditujukan untuk penyerahan SK purna tugas, juga dimaksudkan untuk menjalin, menjaga persaudaraan dan silaturrahmi antara PNS yang purna tugas dan PNS yang masih aktif.
” Serta untuk menunjukkan pelayanan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro kepada Masyarakat termasuk kepada PNS Purna Tugas,” ungkapnya.
“Terimakasih kepada Pemerintah Kabupaten Bojonegoro yang telah membimbing kami selama mengabdi di Kabupaten Bojonegoro kurang lebih 30 tahun. Serta mohon maaf, apabila dalam menjalankan tugas kami memiliki kesalahan dan keterlambatan dalam bentuk apapun.” Kata Suyadi Raswono, perwakilan PNS Purna Tugas
Sementara itu Pj.Sekretaris Daerah, Yayan Rohman, membacakan sambutan tertulis Pj. Bupati Bojonegoro bahwa atas nama pribadi dan Pemkab Bojonegoro, pihaknya menyampaikan, turut berbahagia dan bangga kepada Bapak/ibu yang telah menerima SK purna tugas dan telah mengabdi untuk Kabupaten Bojonegoro.
Aparat negara dipandang sebagai figur panutan bagi masyarakat, oleh karena itu setiap langkah yang dilakukan harus mematuhi aturan yang telah ditetapkan.
” Setelah memasuki masa pensiun PNS purna tugas sudah tidak terikat lagi dengan aturan, sehingga bisa melakukan hal-hal yang disukai, yang bermanfaat, atau bahkan tetap mengabdikan diri pada masyarakat,” terang Yayan.
Selamat kepada PNS purna tugas yang telah lulus dan lolos, karena memasuki masa pensiun adalah suatu kehormatan.
” Semoga PNS Purna tugas bisa sehat dan menikmati masa pensiun bersama keluarga,” pungkasnya.
Tempat yang sama, Khairul Rasidi, Kepala Kantor Cabang Utama PT. Taspen Surabaya dalam sambutannya, mengucapkan selamat kepada PNS Purna Tugas yang sudah memasuki masa purna tugas.
Selain itu, uang tabungan hari tua sudah dibayarkan ke masing-masing Rekening Bapak/Ibu Purna tugas dengan tepat waktu. Karena hal ini merupakan parameter keberhasilan PT. Taspen dalam melayani Bapak/Ibu.
” PT. Taspen tidak bisa untuk ke seluruh kabupaten dalam melayani Bapak/ibu, sehingga menggunakan mitra bayar. Oleh karena itu, Bapak/ibu bisa memilih mitra yang dianggap memiliki pelayanan baik,” ucapnya. [bas]

Tags: