Polrestabes Surabaya Amankan Komplotan Spesialis Curat L300 Wilayah Jatim

Kanit Resmob Polrestabes Surabaya Iptu Bima Sakti menginterogasi Kolis selaku otak utama komplotan curat L300 di Mapolrestabes Surabaya, Minggu (16/9).[abednego/bhirawa]

Polrestabes Surabaya, Bhirawa
Pencurian kendaraan roda empat merek Mitsubishi L300 kembali marak di wilayah Jawa Timur, khususnya Surabaya dan sekitarnya. Namun petualangan komplotan pencurian dengan pemberatan (curat) itu harus berakhir di tangan Tim Resmob Satreskrim Polrestabes Surabaya.
“Tim Anti Bandit (Satreskrim) berhasil mengungkap komplotan pelaku curat spesialis L300 yang belakangan ini mulai marak lagi,” kata Kanit Resmob Polrestabes Surabaya Iptu Bima Sakti, Minggu (16/9).
Bima menjelaskan, hasil ungkap tersebut berdasarkan dari laporan masyarakat terkait maraknya pencurian mobil L300. Setelah dilakukan penyelidikan, komplotan ini merupakan pemain lama, dan ada juga yang pemain baru. Bahkan wilayah operasi komplotan ini berada di seluruh wilayah di Jawa Timur.
Ada pun kelima komplotan curat yang diamankan ini adalah M Ervan (26) warga Jl Sememi Benowo Surabaya , A Kolis (37) warga Perum Cerme Indah Gresik , Agus (48) warga Jl Kalibutuh Tembok Dukuh Surabaya , Yayan (34) warga Jl Kandangan Jaya Surabaya dan Wardono (30) warga Jl Tuban Surabaya.
“Pelaku utama atau otak dari komplotan ini adalah Kolis. Mereka juga sudah melakukan aksi di wilayah Surabaya, Gresik, Malang dan Batu,” jelasnya.
Bahkan, sambung Bima, teman-teman mereka sebelumnya ada yang ditangkap di Polres Malang, Batu dan Gresik. Masih kata Bima, komplotan ini masih tergolong baru lagi masuk ke Surabaya. Dan mengambil wilayah Surabaya Barat sebagai sasaran aksinya. Namun aksinya berhasil diketahui Tim Anti Bandit dan dilakukan penangkapan.
“Anggota masih melakukan pengejaran terhadap beberapa anggota dari komplotan ini. Kami sudah tetapkan sebagai DPO (Daftar Pencarian Orang) untuk anggota komplotan yang dilakukan pengejaran,” tegasnya.
Selain beberapa rekan dari komplotan ini, Bima mengaku anggotanya juga melakukan pengejaran terhadap penadah dalam kasus curat ini. Adakah pesanan terkait maraknya kembali pencurian L300, Bima mengaku bukan masalah pesanan. Tapi, komplotan ini beraksi sesuai dengan pangsa pasar mobil hasil curian, yakni L300.
“Sementara ini belum ada pesanan. Mereka mengincar L300 karena tahu pasarnya harus kemana. Hasil curian komplotan ini dijual ke Sumenep, Madura. Per unitnya dijual sekitar Rp 20 hingga 30 juta,” ucapnya.
Selain lima pelaku komplotan curat, polisi berhasil mengamankan barang bukti (BB) berupa satu buah gunting potong gembok, satu buah senjata tajam, satu buah kunci leter T dan satu unit mobil Mitsubishi L300 yang sudah dicopot menjadi bagian-bagian. Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, para tersangka dijerat Pasal 363 KHUP tentang Pencurian dengan Pembaratan.
“Ancaman pidananya yakni maksimal lima tahun penjara,” pungkas Iptu Bima Sakti. [bed]

Tags: