Pelari Kenya dan Siswi SMPN 1 Buduran Juara Lomba Lari 10K Lusi

Bupati Sidoarjo Saiful Ilah ketika menyerahkan hadiah kepada pemenang Lari Lusi 10 K.

Sidoarjo, Bhirawa
Lomba lari Lusi (Lumpur Sidoarjo) 10 K Kabupaten Sidoarjo yang diikuti sekitar 3.245 peserta, dari kategori pelajar, umum dan elite atlet putra dan putri telah diberangkatkan oleh Bupati Sidoajo Saiful Ilah yang Wakilnya Nur Ahmad Syaifuddin dan Kepala Disporapar Sidoarjo, Minggu(30/9).
Start dari Desa Besuki melintasi Desa Tambak Kalisogo, Desa Kupang, Desa Jemirahan, Desa Dukuhsari dan Finish depan Kantor Kecamatan Jabon, tersebut pelari dari Kenya, James Gikunga Karansa yang telah memenangi dalam kategori umum/elite atlet putra. Pelari berkulit hitam ini menang dengan catatan waktu 30:08:31 disusul Agus Prayogo dari Cidadap dan Nurshodiq dari Imogiri.
Untuk kelas Elite Atlet Putri dimenangkan oleh Odekta Evina Naibaho dari DKI, disusul Yulianingsih dari Jatim dan Afriana Paijo dari NTT. Hasil lomba ini justri yang menarik untuk kelas pelajar putri, yakni dimenangkan oleh Nur Adelia dari SMPN 1 Buduran Sidoarjo dengan catatan waktu 50:18:25, disusul Nola Roza dari SMA Kemala Bhayangkari Surabaya, juara ketiganya Aulia dari SMPN 2 Candi Sidoarjo.
Bupati Saiful Ilah mengatakan lomba lari ini tidak di aera lumpurnya, melainkan dialokasikan sekitar lumpurnya. Mereka dengan penuh semangat menjunjung tinggi sportifitas.”Kami berharap,kepada anak-anak agar semuanya tidak melupakan tujuan dari kegiatan ini. Jadi kegiatan ini masih dalam rangka Hornas Ke-35 Tahun 2018,” jelasnya.
Kepala Disporapar Kabupaten Sidoarjo, Djoko Supriyadi menjelaskan kalau kegiatan ini adalah program kerja Disporapar Tahun 2018. Acara lomba lari tersebut digelar, dalam rangka juara juara III Anugerah Pesona Indonesia 2017, kategori obyek wisata unik terpopuler.
Event lomba lari 10 K dilakukan pertama kali di Jabon dan di Kabupaten Sidoarjo. Maksud dan tujuannya adalah untuk mewadahi, memberikan ruang kepada atlet, dan masyarakat mengembangkan diri, serta meningkatkan prestasi dicabang olahraga lari. “Dan yang lebih penting lagi adalah mempromosikan potensi wista lumpur Sidoarjo, sebagai destinasi wisata terunik di Indonesia, guna mendukung program lumpur Sidoarjo Geopark Internasional,” katanya. [ach]

Tags: