Kemenag Kota Batu Terus Dituntut Ciptakan Inovasi Baru

Suasana sertijab Kepala Kantor Kemenag Batu dari Drs.Mustain,M.Ag (keempat dari kanan) kepada Drs.Nawawi,M.Fil.I (ketiga darikanan) yang dilaksanakan di gedung IPHI Batu, Rabu (12/7).

Kota Batu, Bhirawa
Inovasi- inovasi baru dalam hal pelayanan publik keagamaan harus terus dilakukan di Kantor Kementrian Agama (Kankemenag) Kota Batu. Hal ini menyusul telah dilakukannya pergantian pucuk pimpinan Kankemenag Batu yang dilaksanakan di gedung Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Batu yang berlokasi di Jl.Sultan Agung Kota Batu, Rabu (12/9).
Drs.H.Nawawi,M.Fil.I telah ditetapkan sebagai Kepala Kankemenag Batu yang baru menggantikan Drs.Mustain,M.Ag yang kini digeser menjadi Kepala Kankemenag Kabupaten Malang. Adapun Nawawi sebelumnya menjabat sebagai Kepala Seksi Pendidikan Madrasah di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pamekasan.
Banyak inovasi yang dibuat Mustain selama menjabat sebagai Kepala Kemenag Kota Batu. Beberapa program keagamaan telah dilaksanakan, salah satunya menciptakan sistem Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) di Kantor Kemenag Kota Batu.
“Tujuan pelayanan ini untuk memberikan rasa nyaman kepada masyarakat sekaligus menerapkan prinsip efisien, efektif, dan santun,” ujar Mustain dalam sambutannya.
Adapun yang dimaksud Santun adalah akronim dari Simpel, Akuntabel, Nyaman, Tuntas, Utuh, dan No Pungli. Ruangan depan Kantor Kemenag di Jalan Sultan Agung ini dibuat senyaman mungkin, mirip ruangan di bank yang indah dan nyaman.
Terdapat tiga loket di front office Kantor Kemenag Batu. Mulai dari Loket 1 yang melayani urusan umum dan kesekretariatan, loket 2 melayani pendidikan madrasah, pendidikan agama dan keagamaan Islam, dan terakhir loket 3 urusan haji dan umroh serta layanan keagamaan.
Masyarakat yang membutuhkan pelayanan perbankkan juga tidak usah bingung. Karena ditempat ini terdapat Bank CIMB dan Bank Mandiri Syariah. Totalitas dalam bidang pelayanan membuat PTSP yang dibuat Kemenag Batu mendapatkan penilaian terbaik katergori A di urutan ke empat di jatim.
Dari pelayanan yang diberikan ini telah berhasil membuat suasana kota batu jadi kondusif. Tidak ada pergesekan linta agama berkat kerja sama para tokoh agama, Pemkot Batu dan lembaga keagamaan yang ada.
Harapan tetap terciptanya inovasi baru di Kemenag Batu juga disampaikan Wakil Walikota Batu, Punjul Santoso. Ia berharap sekaligus mengajak Kepala Kemenag Batu yang baru untuk menciptakan sinergitas dan koordinasi dengan Pemkot Batu. Hal ini penting karena berkaitan dengan status Batu sebagai Kota Wisata.
Beberapa Pekerjaan Rumah (PR) telah menyambut kedatangan pejabat baru Kepala Kemenag Batu. Di antaranya, di tahun 2018 ini ada bantuan dari Pemerintah Pusat untuk Kemenag Batu sebesar Rp 3,25 milyar untuk pembangunan MAN 2 Batu.
“Selain itu di tahun 2019 juga ada bantuan Pemerintah Pusat sebesar Rp 4,5 milyar untuk pembangunan MTsN. Butuh sinergitas antara Kemenag Batu dengan Pemkot agar rencana ini bisa segera terwujud dan bisa dinikmati masyarakat,”ujar Punjul.(nas)

Tags: