KASN Sebut Penerapan Sistem Merit di Pemprov Jatim Cukup Baik

Rakor Penilaian Mandiri dan Pemetaan Penerapan Sistem Merit di lingkungan Pemprov Jatim di kantor BKD Jatim, Kamis (13/9).

Pemprov Jatim, Bhirawa
Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) melakukan penilaian terhadap penerapan sistem Merit di lingkungan instansi pemerintah daerah tidak terkecuali di lingkungan Pemprov Jatim. Hasil evaluasi yang dilakukan dalam beberapa kali kunjungan dan seleksi administrasi, Pemprov Jatim memperoleh nilai yang cukup baik dengan level nilai tiga sejajar dengan Pemprov Jateng, Jabar dan DKI Jakarta.
“Nilai empat saat ini sebagian besar diperoleh kementerian dan lembaga tinggi negara. Namun tidak menutup kemungkinan pemerintah daerah bisa memperolehnya,” kata Komisioner KASN bidang Pengkajian dan Pengembangan Sistem Nuraida Mokhsen pada Penilaian Mandiri dan Pemetaan Penerapan Sistem Merit di lingkungan Pemprov Jatim di kantor BKD Jatim, Kamis (13/9).
Nuraida mengatakan, bahwa KASN ini membantu mendorong pemerintah daerah untuk membangun telemanagement dengan sistem merit, di mana sistem Merit adalah kebijakan manajemen SDM aparatur negara yang berdasarkan kualifikasi, kompetensi, dan kinerja secara adil dan wajar. Dikarena pada 2019, pengembangan SDM akan menjadi salah satu prioritas nasional.
Pasalnya negara-negara tetangga sudah lebih dulu membangun talent pool management dengan mempersiapkan SDM yang tidak hanya pada tingkat masyarakat, namun juga di tingkat aparatur untuk menghadapi tantangan pada 2050.
“Mengapa mereka melakukan seperti ini, karena perubahan global begitu cepat, kadang-kadang tidak terduga. Untuk itu kita tidak hanya harus menyiapkan pejabat kita untuk masalah teknis, namun juga memberikan wawasan ke depan,” ujar Nuraida.
Oleh sebab itu, pada 2019 Presiden Jokowi mencanangkan sebagai tahun prioritas pengembangan Human Capital. Di mana Komisioner ASN ini berusaha untuk mendorong terlaksananya sistem Merit.
Sistem yang saat ini dilakukan oleh pemerintah dengan seleksi terbuka hanya mampu menyiapkan SDM untuk saat sekarang, belum untuk menyiapkan SDM potensial untuk masa depan.
“Seleksi terbuka hanya untuk memilih orang yang terbaik yang ada untuk saat ini, tetapi kita tidak menyiapkan ke depannya, misalnya seperti calon Sekda sudah dipersiapkan dari sekarang dari para eselon II yang potensial kurangnya apa yang perlu dibina,” ujar Nuraida.
KASN telah menerbitkan Peraturan KASN Nomor 5 Tahun 2017 tentang penilaian mandiri penerapan sistem Merit dalam manajemen ASN di lingkungan instansi pemerintah. Peraturan tersebut mengatur kriteria dan tata cara pelaksanaan yang dilakukan secara mandiri oleh masing-masing instansi. [geh]

Tags: