Gowes di Mojokerto Ngetrend Usai Launching Trans Majapahit

Dandim Kapolres dan Asisten Kota Mojokerto berada paling depan dalam rombongan gowes. [hasan amin/bhirawa]

Mojokerto, Bhirawa
Empat bulan usai Forkopimda Kab mojokerto yang dimotori Wakil Bupati Mojokerto, H Pungkasidi mengukuhkan komunitas Sepeda Onthel Mojopahit yang kemudian disusul launching Trans Mojopahit (Tranportasi Aman, Dijamin Bebas Polusi, Sehat dan Irit) oleh Kapolresta Mojokerto, AKBP Dany Setiyono dan Dandim Mojokerto, Letkol Kav Hermawan Weharima, beserta unsur Forkopimda Kota Mojokerto di Mapolresta Mojokerto di Jl Bhayangkara 25 Mojokerto, Selasa (25/9).
Keberadaan sepeda angin yang populer disebut sepeda pancal di masyarakat Mojokerto baik, kota maupun kabupaten. Kini benar-benar di atas angin, tidak hanya pada Hari Minggu atau libur saja, rombongan gowes melintas di jalan-jalan protokol.
Seperti dikatakan Suparman (55) warga Randungbango Mojosari ini mengaku pingin kembali ke suasana tempo dulu, udaranya sejuk, badan tak mudah sakit, karena suasananya alami. Diakui Parman bekerja dengan menggunakan transportasi sepeda motor dengan sepeda angin, memang banyak untungnya sepeda pancal.
”Murah karena hanya dipancal sudah bisa berjalan kemana yang dituju. Badanpun jadi berkeringat. Maka kami kembali pakai sepeda pancal yang selama ini tergeletak di pojok ruangan dapur. Saya bersihkan dan dipakai lagi untuk cari rumput,” Jelas Parman pada Bhirawa, Rabu (26/9) kemarin.
Hal senada juga dikatakan Sa’adah sebagai ibu rumah tangga dirinya sekarang ini harus pandai mengatur keuangan, di tengah semua keperluan rumah tangga naik akibat dollar naik, rupiah turun hingga Rp14.915 per $. Himbauan Forkopimda untuk menggunakan sepeda angin adalah sesuatu yang pas.
Launching Trans Majapahit di Lapangan Patih Gajah Mada Polres Mojokerto Kota di Jl Bhayangkara Nomor 25 Kota Mojokerto, Selasa (25/9), diselenggarakan dalam rangka Peringatan HUT Ke-63 Satuan Lalu Lintas Tahun 2018.
Kapolres Mojokerto Kota, AKBP Sigit Dany Setiyono SH SIK MSc (Eng), diantaranya menyampaikan Launching Trans Majapahit ini dilaksanakan agar terwujudnya Program Kapolri dan Korlantas yang dapat dirasakan masyarakat khususnya wilayah Polres Mojokerto Kota.
‘Program berbasis bakti sosial ini, Polantas ingin mensukseskan program gerakan moral dan sosial untuk menjadikan Kota Mojokerto menjadi tranportasi yang sehat dan merakyat (Aktif Tranportation), dengan mengajak elemen masyarakat pengguna jalan untuk bersama-sama menggunakan alat transportasi sepeda untuk beraktivitas sehari-hari, guna meningkatkan kualitas keselamatan berlalu lintas dan menurunkan fatalitas korban Lakalantas.
Launching Trans Majapahit ini ditandai dengan pemotongan pita dan pelepasan balon ke udara oleh Kapolres Mojokerto Kota bersama Forkopimda dilanjutkan pemberangkatan gowes peserta Trans Majapahit oleh Forkopimda Kota Mojokerto melalui route start Lapangan Patih Gajah Mada – Jl Bhayangkara – Jl Majapahit – Jl Brawijaya – Jl Pahlawan – Jl Gajah Mada – Jl Pemuda – Jl Letkol Sumarjo – Jl A Yani – Jl Majapahit – Jl Bhayangkara dan finis di tempat semula (Lapangan Patih Gajah Mada Polres Mojokerto Kota. [min]

Tags: