Dalami Bahasa Jepang, Datangkan Guru Tamu dari Terikyo University

Sensei Yurika Watanabe dibantu Ustadzah Dwi Retno P mengajarkan cara mengenakan Yukata kepada para siswa di Aula SD Muhammadiyah 16 Surabaya. [trie diana]

Surabaya, Bhirawa
Untuk memperdalam Mata Pelajaran (Mapel) Bahasa Jepang, SD Muhammadiyah 16 Surabaya menghadirkan native speaker dari Negara Jepang yakni Yurika Watanabe. Mahasiswa Terikyo University ini juga mengajarkan budaya Jepang mulai cara mengenakan Yukata (Baju Khas Jepang), Tarian Yosakai, serta permainan Jan Ken Pong.
Menurut Ketua Tim Inovasi dan Kreatif SD Muhammadiyah 16, Ustadz Heru Tjahjono, untuk para siswa telah mendapatkan Mapel Bahasa Jepang ini menghadirkan guru tamu dari Jepang atau native speaker dari Japan Fondantion, agar bisa memperdalam Bahasa Jepang yang telah dipelajari anak-anak dan mengajarkan budaya asli Negara Jepang.
“Jadi selain mengajari Bahasa Jepang juga mengajarkan budaya-budaya asli Negara Jepang, diantaranya belajar cara menggenakan Yukata beserta asesorisnya, belajar menyanyikan lagu berbahasa Jepang, memainkan beberapa game, membuat origami atau kerajinan tangan dari kertas, memainkan tarian Yasokai dan mengenalkan makanan khas asli Jepang, seperti Nori,” jelas Ustadz Heru-sapaan akrabnya.
Tujuan menghadirkan guru tamu dari Negara Jepang, untuk memperkenalkan Budaya Internasional Khususnya Jepang. Sebab sebelumnya juga pernah menghadirkan guru tamu dari Negara Finlandia, Malaysia dan Australia. Selain itu, juga dikenalkan budaya-budaya lokal Indonesia, seperti sebelumnya para siswa juga pernah belajar tentang Budaya Madura, Bali dan Papua. Sehingga di era globalisasi ini anak-anak mengetahui ragam budaya internasional dan budaya lokal.
Sementara itu, Sensei Yurika Tanabe yang didampingi Guru Bahasa Jepang, Ustadzah Dwi Retno P, ketika diminta tanggapannya setelah mengajari Bahasa Jepang dan mengenalkan Budaya Jepang kepada anak-anak menjelaskan, dirinya sangat senang bisa berbagi ilmu dengan para siswa yang masih lugu dan lucu.
Yurika yang mengaku sangat senang bisa berbagi ilmu dengan siswa SD Kreatif, sebutan SD Muhammadiyah 16 ini berharap, para siswa nantinya bisa berbahasa Jepang dengan fasih, dan mengetahui budaya asli Negara Jepang. Sedangkan Najwa Nur Khalilah yang belajar praktik mengenakan Yukata mengaku senang telah belajar mengenakan baju khas Negara Jepang.
“Ya saya senang bisa praktik langsung memakai Yukata dan asesorisnya. Meski pada saat memakai Baju Jepang itu ternyata panas. Tetapi meskipun telah belajar Budaya Jepang, tetapi saya lebih senang dengan Budaya Asli Indonesia,” kata Najwa-sapaan akrabnya. [fen]

Tags: