Bupati Blitar Ikuti Tradisi Larung Sesaji di Pantai Serang

Pemkab Blitar, Bhirawa
Peringatan Tahun Baru 1 Muharam 1440 H atau bulan suro, Pemerintah Kabupaten Blitar bersama masyarakat nelayan yang ada di Desa Serang Kecamatan Panggungrejo Kabupaten Blitar menggelar Larung Sesaji, Kamis (13/9) kemarin.
Bupati Blitar, Drs H Rijanto MM mengatakan, acara tradisional larung sesaji merupakan sebuah tradisi yang sudah dilakukan oleh masyarakat di Pantai Selatan sejak bertahun-tahun pada bulan Suro dan 1 Muharam. Menurutnya, tradisi ini juga merupakan budaya, dimana jika dikelola dengan baik akan bermanfaat pada pengembangan pariwisata.
“Ini sudah dilakukan masyatakat dipantai selatan sejak zaman nenek moyang. Sehingga tradisi budaya ini jika dikelola dengan baik, maka perkembangan Pariwisata di Pantai Serang juga akan semakin baik,” kata Bupati Rijanto.
Lanjut Bupati Rijanto, sebelum pelaksanaan Larung Sesaji masyarakat Desa Serang juga membuat beberapa kegiatan, diantaranya lomba membuat patung dari pasir, lomba layang-layang dan festival barongan.
Bupati menegaskan, jika setiap tahun selalu ditingkatkan kualitasnya, maka destinasi wisata di pantai serang akan berkembang dengan pesat.
“Kegiatan larung sesaji ini juga dipercayai masyarakat sekitar sebagai wujud rasa syukur, yang harapannya penghasilan melaut mereka bisa semakin baik,” ujarnya.
Ditambahkan Kepala Desa Serang Kecamatan Panggungrejo, Dwi Handoko mengatakan, selain sebagai bentuk rasa syukur kepada Tuhan, kegiatan ini juga untuk mengharapkan agar kedepannya masyarakat diberikan rezeki yang melimpah, serta menjadi tolak balak.
“Kita juga berharap kegiatan ini bisa menjauhkan musibah. Sehingga masyarakat tidak mendapat kesusahan dalam menjalani kehidupan,” jelasnya.
Handoko juga menjelaskan dikarenakan mayoritas warga Desa Serang merupakan petani dan nelayan, maka harapanya petani akan menghasilkan panen yang banyak dan bagus.
“Serta bagi nelayan juga bisa mendapatkan ikan dengan jumlah yang lebih banyak,” imbuhnya. [htn]

Tags: