Astra Financial Targetkan Pembiayaan Rp40 Miliar di GIIAS Surabaya

Masyarakat Jawa Timur bakal memperoleh kemudahan pembiayaan kendaraan oleh Astra Financial selama dalam ajang GIIAS Surabaya 2018. [Achmad tauriq/bhirawa]

Surabaya, Bhirawa
Astra Financial, Divisi Jasa Keuangan PT Astra International Tbk optimistis mampu mencapai target pembiayaan kendaraan sebesar Rp40 miliar dalam ajang GIIAS Surabaya 2018 yang di gelar di Grand City Convex Hall Surabaya dari tanggal 15-23 September 2018.
Ketua Panitia GIIAS Astra Financial, Gunawan Salim saat dikonfirmasi Bhirawa, Minggu (16/9) kemarin mengungkapkan pihaknya optimistis mencapai target Rp40 miliar dengan jumlah aplikasi pembiayaan sebanyak 200 unit aplikasi dan pembukaan rekening baru Bank Permata ditargetkan bisa mencapai 1.500 hingga 2 ribu rekening.
“Kami yakin bisa mencapai target itu mengingat masyarakat Surabaya dan sekitarnya selalu menyukai produk-produk baru, terutama mobil. Selain itu juga melihat tingginya antusias masyarakat ketika momen GIIAS digelar di Jakarta dan Makassar beberapa waktu yang lalu. Seperti di Jakarta dari target 4 ribu aplikasi tercapai sekitar 4.611 aplikasi dengan nilai pembiayaan hampir Rp 1 triliun,” terangnya.
Gunawan menambahkan untuk pembukaan rekening baru Bank Permata GIIAS 2018 di Jakarta sendiri mencapai 2.440 rekening dan asuransi polis baru yang berhasil dibukukan mencapai 346 polis dari target 100 polis. Sedangkan di Makassar dari target pengajuan aplikasi pembiayaan sekitar 100 aplikasi tercapai 153 aplikasi dengan nilai sekitar Rp14,8 miliar. Untuk pembukaan rekening baru Bank Permata juga melewati target 500 rekening menjadi 1.068 rekening dan jumlah polis mencapai 73 polis dari target 5 polis.
Untuk mewujudkan target tersebut di GIIAS Surabaya, pihaknya melibatkan enam Lembaga Jasa Keuangan (LJK) Astra Financial. Diantaranya, ACCbrand, TAFbrand, asuransi astra, Permata bank, FIF Group dan Astra Life. “Keenam lembaga itu masing-masing memiliki berbagai program menarik untuk para konsumen. Seperti potongan biaya DP, program rate mulai 3,58% dari TAF dan ACC serta berbagai hadiah lainnya,” jelasnya.
Dengan adanya berbagai kemudahan pembiayaan yang diberikan kepada masyarakat, Astra Financial berharap dapat mendorong pertumbuhan industri otomotif di Jatim. “Kami sebagai sponsor utama GIIAS Surabaya 2018 ingin mendukung perkembangan otomotif khususnya di Jawa Timur. Ini sejalan dengan misi Astra Financial sebagai mitra keuangan bagi kesejahteraan Indonesia,” ujar Gunawan.
Pameran untuk Umum
Gelaran pameran otomotif GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) Surabaya 2018 resmi dibuka Sabtu (15/9). Pameran otomotif terbesar di Jawa Timur ini hadir di Grand City Convex Surabaya selama sembilan hari, terhitung mulai diresmikan 15 september hingga 13 september 2018. GIIAS Surabaya Auto Show 2018 merupakan salah satu rangkaian pameran GIIAS 2018 sebagai bukti komitmen GAIKINDO untuk turut memajukan industri otomotif di seluruh wilayah Indonesia.
Diikuti lebih dari 70 eksibitor yang terdiri dari 11 merek kendaraan penumpang, 4 merek sepeda motor, dan puluhan merek industri pendukung otomotif. Merek-merek dunia seperti BMW, Daihatsu, DFSK, Honda, Lexus, Mercedes-Benz, Mitsubishi Motors, Peugeot, dan Suzuki, serta Toyota, dan Wuling ikut berpartisipasi di GIIAS Surabaya Auto Show tahun ini.
GIIAS Surabaya Auto Show 2018 dibuka oleh Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Timur, Dr. Ir. Drajat Irawan, SE, MT. Drajat Irawan mengungkapkan apresiasinya atas penyelenggaraan pameran GIIAS Surabaya tahun ini karena sudah melibatkan Industri Kecil Menengah (IKM) otomotif dari Jawa Timur,
“Atas nama pemerintah provinsi Jawa Timur saya menyampaikan apresiasi kepada GIIAS sehingga bisa memfasilitasi IKM kita yang telah diikutsertakan pada event berskala internasional ini,” ujar Drajat. Ia mengharapkan pameran ini dapat memberi manfaat bagi Jawa Timur baik dari segi industri sekaligus kesejahteraan masyarakat.
Juga disampaikan soal pertumbuhan ekonomi Jawa Timur pada semester pertama. Ia menegaskan bahwa Jawa Timur ditengah ketidakpastian global tetap mengalami pertumbuhan ekonomi pada semester 1 sebesar 5,52% diatas pertumbuhan ekonomi nasional, “Pajak Daerah dan Retribusi Daerah Jawa Timur mencapai 544,43 triliun rupiah dengan pendominasian sektor industri pengolahan sebesar 29.09%”. Drajat menambahkan bahwa nilai eksport Jawa Timur untuk industri otomotif (velg, tutup velg, rem, dan rem piston) pada tahun 2017 mencapai 256,56 Juta USD. [riq,ma]

Tags: