Wawali Mojokerto Buka Jalur Pengaduan Via SMS dan WA

Wawali Mojokerto Suyitno didampingi Sekdakot Harlistyati menunjukkan akses HP sebagai sarana pengaduan mssyarakat secara cepat. [kariyadi/bhirawa]

Kota Mojokerto, Bhirawa
Wakil Wali Kota Mojokerto, Suyitno menilai respon keluhan masyarakat atas pelayanan di beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) kurang maksimal. Lambatnya respon OPD ini membuat pria yang juga menjalankan tugas sebagai wali kota ini membuka akses khusus menerima pengaduan masyarakat lewat SMS dan WA
”Karena saya masih menemukan adanya keluhan masyarakat yang lambat mendapat respon dari OPD. SMS dan WA ini bisa langsung masuk ke saya dan saya akan memberikan respon cepat,” kata Suyitno dihadapan puluhan media.saat pers gathering di Grand Wihiz Hotel Trawas, Mojokerto, Rabu (1/8).
Suyitno menambahkan, akses ini akan membuat dirinya lebih dekat dengan masyarakat dan menjaring segala macam keluhan dalam hal layanan pemerintah. ”Call center ini 24 jam, semua laporan yang masuk akan direkap oleh ajudan setiap hari, nanti akan langsung dilaporkan ke saya, tapi identitasnya harus jelas dan bukan laporan hoax,” tambah Suyitno
Suyitno juga mengatakan, pengaduan ini bertujuan untuk meningkatkan pelayanan publik. Sehingga laporan yang masuk bukan bersifat intimidasi, hujatan dan unsur SARA. Laporannya apa saja boleh, mulai pendidikan, kesehatan, infrastruktur dan lainnya. tapi harus bersifat membangun bukan menghujat.
Suyitno mencontohkan, keluhan tentang pendidikan, layanan kesehatan, administrasi kependudukan, perizinan dan segala macam keluhan lainnya bisa langsung dilaporkan melalui call center 0812-4072-7600.
”Nomor ini akan kita sebar sampai ke RT/RW,dan nama pelapornya akan kita rahasiakan,” tegasnya.
Sementara itu, Sekdakot Mojokerto Harlistyati yang ikut mendampingi Wawali langsung menindaklanjuti program wawali itu. Dirinya langsung menyebarkan nomer penhaduan itu ke masyarakat secara luas.
”Kita buat secara tertulis nomer penhaduan itu, ke semua pihak melalui jatingan kelurahan hingga RT dan RW. Rekan-rekan media juga kita mohon dukungannya untuk meneruskan informasi ini kepada madyarakat secara luas,” tegas Harlistyati.
Harlistyati menghimbau agar masuarakat Kota Mojokerto memanfaatkan akses ini secara maksimal dan bertanggungjawab. Diantaranya dengan menyebutkan srcara lengkap identitas secara lengkap dan benar serta lokasi dan perincian apa persoalan yang diadukan.
”Tujuannya supaya kita bisa merespon kelihan dari masyarakat itu secara cepat dan tepat sasaran. Bapak wakil wali kota bisa menurunkan disposisi ke OPD sesuai Tupoksinya dengan cepat,” pungkas mantan Kepala Bappeko ini. [kar]

Tags: