Sekolah Dipersilahkan Rekrut Tenaga Honorer

Salah satu siswa SDN di Kota Pasuruan saat disekolahnya, Kamis (2/8). Dispendik Kota Pasuruan mempersilahkan lembaga sekolah untuk merekrut tenaga honorer. [Hilmi Husain]

(Antisipasi Guru PNS Pensiun)
Pasuruan, Bhirawa
Kekurangan tenaga pendidik di Kota Pasuruan masih menjadi permasalahan yang harus dihadapi pemerintah dan satuan pendidikan. Tingginya jumlah guru yang pensiun tidak seimbang jumlah guru yang diangkat. Otomatis, tenaga honorer jadi satu-satunya pilihan.
Seperti langkah yang diambil Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Pasuruan yang mempersilahkan sekolah untuk merekrut tenaga honorer. Sebab, tahun ini ada puluhan guru PNS yang sudah mendekati masa pensiun.
Kepala Dispendik Kota Pasuruan, Suhariyanto menyampaikan kebutuhan guru di Kota Pasuruan semakin mendesak, seiring ratusan guru ditahun ini akan pensiun. “Memang ini sifatnya mendesak, karena banyak guru PNS yang akan pensiun. Rata-rata yang pensiun adalah dari guru SD, untuk yang dari SMP tahun ini tidak ada.
“Kami mengizinkan lembaga sekolah yang kekurangan guru untuk segera merekrut tenanga honorer. Tapi, rekrutan itu harus berdasarkan kebutuhan lembaga dan harus linier,” ujar Suhariyanto, Kamis (2/8).
Berdasarkan data Dispendik Kota Pasuruan, sepanjang tahun 2017, sebanyak 39 guru PNS akan pensiun. Terinci, ada 17 guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dan 22 guru kelas. Adanya puluhan guru PNS yang pensiun itu membuat kebutuhan guru di Kota Pasuruan semakin tinggi. Lantaran data per Januari 2017, total kebutuhan guru PNS mulai lembaga TK sampai SMP sebanyak 245 orang.
“Nantinya, tenaga guru honorer akan ditanggung lembaga yang menggunakan dana BOS. Apabila, Pemkot Pasuruan melakukan perekrutan, tentu akan kami seleksi untuk mendapatkan SK dari Wali Kota,” tambah Suhariyanto. [hil]

Tags: