Sekda Indra Fauzi Jadi Plh Bupati Tulungagung

Indra Fauzi

Tulungagung, Bhirawa
Seperti diduga sebelumnya, Sekretaris Daerah (Sekda) Tulungagung, Ir Indra Fauzi MM, ditunjuk Gubernur Jatim, Dr Soekarwo, untuk menjadi pejabat pelaksana harian (Plh) Bupati Tulungagung selepas Pj Bupati Tulungagung, Dr Jarianto MSi, purnatugas dan kini menjadi tenaga widyaiswara di Badan Diklat Provinsi Jatim.
“Kelihatannya pengganti Pak Jariantio adalah Plh Bupati,” ujar Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Tulungagung, Drs Arief Boediono MSi menjawab Bhirawa, Selasa (7/8).
Ia mengaku SK penunjukan Indra Fauzi sebagai Plh Bupati Tulungagung tersebut sedang diambil di Pemprov Jatim di Surabaya, Selasa (7/8) kemarin. “Kalau Plh Bupati maka yang menjabat adalah Sekda. Tetapi kalau Pj Bupati yang menjabat adalah pejabat dari Pemprov Jatim,” terang Arief.
Menurut mantan Camat Tulungagung ini, jabatan Plh Bupati Tulungagung yang dijabat Sekda Indra Fauzi bisa saja masa jabatannya sampai pelantikan pasangan Bupati dan Wakil Bupati Tulunaggung definitif pada 20 September 2018 mendatang. “(Plh Bupati) dalam kondisi sehat (masa jabatannya) bisa sampai pelantikan pasangan bupati dan wakil bupati definitif,” bebernya.
Sebelumnya, sejumlah kalangan menduga jabatan Plh Bupati Tulungagung yang dijabat oleh Indra Fauzi tidak akan berlangsung lama. Masa bakti seorang pejabat pelaksana harian bupati hanya dapat berlaku tidak lebih dari satu minggu.
Mengenai hal itu, Arief tampak enggan menanggapinya. Ia hanya berjanji akan menghubungi Bhirawa kembali pada hari ini, Rabu (8/8). “Besok nanti saya kabari lagi,” elaknya.
Sebelumnya, Wakil Ketua DPRD Tulungagung, Adib Makarim MH, mengungkapkan dari kabar yang diterimanya sebagai pengganti Jarianto adalah pejabat dari Pemprov Jatim. Dengan demikian Gubernur Soekarwo akan melakukan pelantikan Pj Bupati Tulungagung pengganti Jarianto.
“Kabarnya (yang akan ganti Jarianto) asisten dari Gubernur,” ujarnya melalui telepon seluler.
Adib tidak menjelaskan lebih jauh siapa pejabat yang dikabarkan akan menjadi Pj Bupati Tulungagung tersebut. Ia pun tidak berkomentar karena hingga saat ini Gubernur Soekarwo belum melakukan pelantikan Pj Bupati Tulungagung tersebut dan harus menunjuk Plh Bupati Tulungagung untuk mengisi kekosongan jabatan kepala daerah.
Jika Gubernur Soekarwo lebih memilih untuk menunjuk Plh Bupati Tulungagung daripada Pj Bupati Tulungagung sampai dengan pelantikan bupati dan wakil bupati definitif, maka Plh Bupati Tulungagung selama menjabat tidak bisa melakukan pelantikan pejabat di lingkup Pemkab Tulungagung karena keterbatasan wewenang. Padahal, kalangan DPRD Tulungagung sempat meminta Gubernur Soekarwo untuk melantik Pj Bupati Tulungagung agar dapat melantik 86 pejabat eselon II, III dan IV yang saat ini pejabatnya kosong.
Sementara itu, Indra Fauzi ketika dihubungi Bhirawa belum mau berkomentar banyak. Ia mengaku sedang berada di luar kota. “Besok atau lusa ya kalau mau konfirmasi,” katanya. (wed)

Tags: