Rencana Kereta Gantung di Wisata Lumpur Sidoarjo

Wahyu Utami. [alikus/bhirawa]

Sidoarjo, Bhirawa
Bila rencana pembuatan sarana wisata kereta gantung di lumpur Sidoarjo (Lusi) nanti bisa terealisasi, maka bisa membuat wisata lumpur Sidoarjo itu menjadi wisata yang unik di Indonesia. Sebab lokasi bekas bencana itu akan bisa menjadi tempat wisata yang tidak ada di tempat lain.
Menurut Kepala Bidang Pariwisata Dinas Kepemudaan Olah Raga dan Parisiata Kab Sidoarjo, Dra Wahyu Utami Msi, semoga fasilitas wisata yang masuk dalam rencana induk pengembangan wisata Kab Sidoarjo periode 2015-2025 itu, bisa terealisasi.
Rencana penyediaan fasilitas wisata unik itu, kata Utami, menjadi grand desin oleh Bappeda Sidoarjo. Untuk realisasinya, lanjut Utami, juga harus koordinasi dengan BPLS (Badan Penanggulangan Lumpur Sidoarjo) terkait keamanan lokasi itu untuk bisa dijadikan destinasi wisata baru di Kab Sidoarjo.
”Rencana ini bisa terealisasi apa tidak, saya tidak bisa mengatakan dengan pasti, nanti takut salah, yang bisa memastikan tentu saja Pak Bupati, sebagai stake holder utama di Sidoarjo,” kata Utami, Rabu (8/8) kemarin, yang baru saja menggelar dengar pendapat soal Raperda Kepariwisataan tahun 2019 ini.
Disampaikan Utami, pemilihan lumpur Sidoarjo jadi salah satu rencana destinasi wisata baru di Kab Sidoarjo, karena Lusi masuk sebagai juara ketiga dalam ajang penilaian API (Anugerah Pesona Indonesia) tahun 2017 lalu. Keberadaan Lusi dianggap sebagai tempat wisata yang unik.
Bila di lokasi Lusi nanti akan dibangun sarana kereta gantung, pengunjung nanti akan dipusatkan lebih dulu di center poin di taman Apkasi Porong. Tempat itu akan difasilitasi tempat parkir, sarana cendera mata dan sebagainya. Dari situ pengunjung akan menuju ke lokasi Lumpur Sidoarjo. [kus]

 

Tags: