Ratusan Warga Kota Pasuruan Alami Gangguan Jiwa

Pasuruan, Bhirawa
Pemkot Pasuruan melalui Dinas Sosial mencatat di Kota Pasuruan ada 438 orang mengalami gangguan pada kejiwaan (ODGJ). Ratusan ODGJ itu masih menjalani pengobatan intensif baik di Rumah Sakit maupun di rumah.
Kepala Dinas Sosial Kota Pasuruan, Nila Wahyuni menyampaikan untuk mengatasi ratusan ODGJ di Kota Pasuruan, pihaknya melakukan berbagai upaya dalam menyehatkan jiwa dan mental ODGJ.
“Ternyata setelah di data, ODGJ di Kota Pasuruan ada. Jumlahnya lumayan banyak dan dalam perawatan. Karena itu, terpenting saat ini kuncinya adalah peran keluarga sangat penting. Terlebih dari pihak keluarga membantu para tenaga, pemberi layanan kesehatan jiwa untuk melakukan diagnosa dan menentukan perawatan yang tepat bagi ODGJ. Hindari tindakan pemasungan, harus ada edukasi dan evaluasi tentang tanda dan gejala gangguan jiwa hingga lainnya,” tandas Nila Wahyuni, Rabu (15/8).
Dari total jumlah ODGJ, lebih dari 50 orang sudah boleh berkumpul dengan keluarga. Hanya saja, mereka tetap dalam pengawasan secara berkala serta dibantu dengan pengobatan.
Adapun, untuk sisanya ada yang dalam pengobatan, namun belum bisa bersosialisasi dengan masyarakat karena belum pulih atau harus diisolasi di Rumah Sakit Jiwa. “Khusus ODGJ yang belum pulih sama sekali, ditempatkan di RSJ Lawang atau Surabaya. Yang lainnya menjalani pengobatan intensif dikembalikan kepada keluarga melalui puskesmas terdekat,” kata Nila Wahyuni. [hil]

Tags: