Pemprov Kirimkan Bantuan Penanganan Gempa Lombok

Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Jatim Suban Wahyudiono ST MM menunjukkan logistik dan peralatan kebencanaan yang dimiliki BPBD Jatim yang sewaktu-waktu siap dikirim ke tempat bencana.

Pemprov, Bhirawa
Pemprov Jatim melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Kesehatan, dan Dinas Sosial Provinsi Jatim mengirimkan dukungan bantuan untuk penanganan pasca bencana gempa di Lombok, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Bantuan itu berupa penugasan personil, logistik dan peralatan penanganan gempa.
“Pengiriman bantuan kepada masyarakat NTB ini atas inisiatif Pak Gubernur (Gubernur Jatim, Dr H Soekarwo, red). Pemprov mengirim tim pendirian hunian sementara (huntara) dari BPBD, tim medis dari Dinas Kesehatan (Dinkes) dan tim dapur umum dari Dinas Sosial (Dinsos),” tutur Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Jatim Suban Wahyudiono ST MM, dikonfirmasi, Rabu (8/8).
Suban mengatakan, bantuan personil adalah dengan memberangkatkan Tim Aju untuk melakukan kaji cepat atau assessment terkait kebutuhan penanganan darurat yang dibutuhkan korban, serta tim pendukung percepatan penanganan darurat bencana.
Adapun Tim Aju tersebut diberangkatkan pada 6 Agustus 2018 berjumlah 18 personel yang berasal dari 16 petugas dari Dinkes Jatim, terdiri atas 4 orang dokter spesialis ortopedi, 4 orang dokter spesialis umum, 4 orang anastesi dan 4 orang perawat yang dilengkapi dengan peralatan dan obat-obatan, serta 2 personel dari BPBD Jatim.
Kemudian, tim pendukung percepatan penanganan darurat bencana diberangkatkan pada 7 Agustus 2018. Terdiri dari 30 puluh personel yang berasal dari 20 personel gabungan BPBD, 4 orang BPBD Jatim, 4 orang BPBD Kabupaten Jember, 4 orang BPBD Kabupaten Probolinggo, 4 orang BPBD Kota Batu, dan 4 orang BPBD Kabupaten Jombang.
“Sedangkan 10 personel lainnya berasal dari Tagana Dinsos Jatim, dimana 5 orangnya berasal dari Tagana Provinsi Jatim, 3 orang Tagana Kabupaten Banyuwangi, dan 2 Tagana Kabupaten Situbondo,” jelas Suban.
Selain bantuan personel, Pemprov Jatim juga mengirimkan bantuan logistic dan peralatan. Yakni dari Dinsos Jatim berupa 10 unit Velbed, 13 paket family kit, 35 paket kids ware, 50 potong selimut woll, 30 lembar tenda gulung, 2 unit tenda pengungsi payung, 10 unit tenda keluarga payung, 1 unit mobil rescue, 1 unit truk dapur umum, kemudian bahan permakanan berupa ikan asin, bumbu pecel, mie instan, sarden, kecap, minyak, kertas bungkus, dan karet.
Selain itu, juga ada bantuan peralatan dari BPBD Jatim berupa 40 unit tenda keluarga, dan 1 unit truk serbaguna, 2 mobil recue, 10 unit feltbed dan 2 unit genset. Adapun bantuan peralatan dari Dinkes Jatim adalah 16 koli paket obat-obatan P3K, peralatan bedah dan peralatan evakuasi.
“Kami juga mendirikan Pos BKO (Bawah Kendali Operasi) Provinsi Jatim lokasinya di lapangan depan Kantor Bupati Lombok Utara, tepatnya di Kecamatan Tanjung. Kami juga melakukan koordinasi dengan Dermaga Padang Bay agar ada bypass truk serbaguna BPBD dan kendaraan lainnya agar tidak mengantri,” ungkapnya.
Tim Provinsi Jatim, lanjutnya, juga membantu pengiriman bantuan dari PT Gudang Garam sebanyak 31 kontainer berupa shelters AC, shelters tanpa AC, container sleepers, container toilet, low bed, genset dan logistic untuk pengungsi. Kemudian bantuan dari PT Sinar Indogreen Kencana sebanyak satu truk berisi pempers, pembalut dan lauk pauk.
“Agar suasana kondusif, kami juga bepesan kepada masyarakat agar jangan mudah untuk share berita melalui media sosial jika belum jelas asal usulnya. Jangan juga menyebarkan informasi yang belum jelas dan tidak bisa dipertanggungjawabkan. Informasi resmi bersumber dari press release yang dikeluarkan Posko Tanggap Darurat Penanggulangan Bencana Gempa Provinsi NTB,” pungkasnya. [iib]

Tags: