KKP Dorong Pati Kawasan Nila Salin Berkelanjutan

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) bertekad akan mendorong Kabupaten Pati, Jawa Tengah, agar ditetapkan sebagai kawasan nila salin berkelanjutan nasional. Bahwa Kabupaten Pati merupakan satu-satunya kawasan budi daya nila salin terbesar di Indonesia.
Kami telah berikan dukungan alat berat eskavator, di samping nanti kami akan alokasikan program irigasi tambak partisipatif berbasis padat karya di kawasan ini, sehingga terbangun kawasan yang memenuhi syarat keberlanjutan. Selain itu, KKP akan memberikan dukungan pakan mandiri untuk menurunkan biaya produksi, dan membuat balai sebagai sarana diskusi, transfer informasi teknologi, dan pasar.
Satu hal yang sangat penting, adalah agar masyarakat menjaga kelestarian lingkungan, sehingga kawasan nila salin ini terjamin keberkelanjutannya.
Sejumlah pembudidaya ikan di Kecamatan Tayu, Kabupaten Pati, mengaku usaha budi daya ikan yang digeluti semakin prospektif. Usaha budi daya ikan nila salin semakin berkembang.
Sejak tahun 2014 kawasan tambak seluas lebih kurang 600 hektare ini disulap oleh masyarakat untuk usaha budi daya ikan nila salin. Nila salin saat ini jadi primadona baru di kalangan masyarakat Pati khususnya. Bahwa pihaknya akan menjadikan nila salin ini sebagai “brand image” baru produk perikanan Kabupaten Pati.
Kawasan pengembangan nila salin ini nantinya diharapkan akan memberikan kontribusi bagi peningkatan pendapatan masyarakat, dan perekonomian daerah. Bagi pemerintah pusat, dengan pengembangan ini akan mendongkrak produksi perikanan budi daya nasional.

Slamet Soebjakto
Direktur Jenderal Perikanan Budidaya KKP

Tags: