IBW Praperadilankan Dugaan Pemalsuan KTP

Ketua IBW Jember Sudarsono saat menunjukkan surat dari Pengadilan Negeri Jember, Selasa (7/8/2018)

Jember, Bhirawa
IBW (Indonesia Bureaucracy Watch) akan me-pra peradilan kasus dugaan pembuatan KTP palsu yang telah dihentikan penyidikannya olek kepolisian.
Dihentikan penyidikan berdasarkan Surat Perintah Penghentian Penyidikan Nomor: SPPP/30/V/2014 tanggal 30 Mei 2014 yang tertuang dalam Surat Polres Jember Nomor: B/502/SP2HP/LP/759.13/VII/2014/Reskrim tanggal 6 Juli 2014, perihal Penghentian Perkembangan Hasil Penyidikan kasus dugaan pemalsuan KTP oleh Jumadik Biantoro.
Ketua IBW Jember Sudarsono mengatakan, sejak 3 April 2013 Imam Junaidi JB telah merubah namanya menjadi Jumadik Biantoro dalam KTP ‘baru’-nya. Perubahan itu dilakukannya untuk kepentingan pencalonan Pilkades Pakis, Kecamatan Panti, Kabupaten Jember periode tahun 2013-2019. “Sayangnya perubahan nama tersebut dilakukannya tidak melalui prosedur yang benar,” ujarnya .
Menurutnya, setiap penduduk yang akan melakukan perubahan nama dalam pembuatan KTP harus melalui penetapan pengadilan tempat pemohon tinggal.
“Dalam UU No. 23 Tahun 2006 tentang Administrasi Kependudukan, pasal 52 ayat (1) telah ditegaskan, “Pencatatan perubahan nama dilaksanakan berdasarkan penetapan pengadilan negeri tempat pemohon,” jelas Darsono kepada awak media kemarin.
Namun faktanya, hingga saat ini penetapan Pengadilan Negeri Jember belum adia. Ini diperkuat dengan Surat Pengadilan Negeri Jember yang ditujukan kepada LSM IBW Sudarsono, Nomor:W14.U3/1735/PA.01.02/X/2013 tanggal 7 Oktober 2013 dinyatakan bahwa pengadilan tidak pernah membuat penetapan perubahan nama a/n. Imam Junaidi JB menjadi Jumadik Biantoro.
Kami yakin, gugatan pra peradilan yang akan kami ajukan akan menang di pengadilan. Karena didukung oleh bukti-bukti otentik,” ujar IBW yang selama ini kritis menyikapi penyimpangan birokrasi.
Selain merubah nama Junadik Biantoro yang sebelumnya bernama Imam Junaidi JB, diduga juga merubah NIK dan tanggal, bulan, tahun kelahirannya.
Sementara itu, Jumadik Biantoro yang dihubungi melalui ponselnya mengaku siap menghadapi gugatan pra peradilan yang dilakukan oleh IBW. Ini karena, Jumadik mengaku juga mempunyai data terkait perubahan namanya dari pengadilan negeri Jember. ” Mulai dulu saya siap menghadapinya. Kami mempunyai surat dari pengadilan (terkait penetapan nama dari pengadilan),” ujar Jumandik Biantoro yang saat ini menjabat Kades Pakis Kec. Panti singkat.(efi)

Tags: