Ciptakan Lapangan Pekerjaan, Pemkot Pasuruan Gelar Padat Karya

Wali Kota Pasuruan, H Setiyono (kanan) saat pencanangan program padat karya non Infrastruktur yang berlangsung di areal Rusunawa Tambaan, Kota Pasuruan. [Hilmi Husain]

Pasuruan, Bhirawa
Pemkot Pasuruan terus menciptakan lapangan pekerjaan di wilayahnya. Salah satunya adalah menormalisasi atau pengerukan saluran air di wilayah utara Kota Pasuruan. Sedangkan tenaganya adalah warga sekitar di area pengerukan saluran air di wilayah utara.
Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Pasuruan, Mahbub Efendi menyampaikan kegiatan menormalisasi saluran air untuk menciptakan lapangan pekerjaan yang terangkum dalam program Padat Karya non infrastruktur 2018.
Sebanyak 99 warga dipekerjakan akan melakukan pengerukan saluran air di sekitar wilayah Kelurahan Tambaan, Karanganyar dan Gadingrejo. “Ada 99 warga sekitar yang dipekerjakan. Bekerjanya mulai pukul 07.00 sampai 11.30, dengan upah sebesar Rp 50 ribu per hari. Ini bagian dari upaya Pemkot Pasuruan dalam menciptakan lapangan pekerjaan, untuk warga yang menganggung atau setengah pengangguran,” tandas Mahbub Efendi, Kamis (30/8).
Menurutnya, kegiatan padat karya dilaksanakan selama 30 hari. Pencanangan program penciptaan lapangan kerja atau Padat Karya non infrastruktur 2018, dilakukan Wali Kota Pasuruan, H Setiyono di Rusunawa Tambaan, Kelurahan Tambaan, Kecamatan Panggungrejo dimulai, Selasa (28/8) kemarin.
Sementara itu, Wali Kota Pasuruan, H Setiyono menyatakan program padat karya setidaknya mendapatkan pekerjaan sesuai kapasitasnya. “Kami berharap kepada seluruh pekerja padat karya, supaya cepat mendapatkan pekerjaan kembali. Karena pekerjaan ini sifatnya hanya sementara. Semoga, pekerjaan sementara ini bisa menambah hasil untuk menambah buat kebutuhan sehari-hari,” kata H Setiyono. [hil]

Tags: