Berempati pada Korban Gempa Bumi dengan Galang Donasi

Para siswa membawa kotak untuk mengumpulkan donasi korban gempa bumi di Pulau Lombok. [trie diana]

Surabaya, Bhirawa
Membangun kepekaan sosial terhadap sesama yang sedang tertimpa bencana diajarkan kepada para siswa SD Muhammadiyah 4 Pucang, Surabaya. Sebanyak 270 siswa kelas V menggalang dana untuk saudara-saudara di Lombok, Provinsi Nusa Tenggara Barat yang menjadi korban bencana alam gempa bumi.
Selain menggalang dana, lima siswa yakni Nabila Putri, M Hisyam Niszar HP, Yatalatov Hadid, Btari Bening, Aqilah Qur’ani juga bergantian berorasi menggugah nurani temannya agar memberikan donasi sebagian uang sakunya, kemudian ditutup dengan berdoa bersama untuk korban bencana gempa dipimpin Ustadz Muslihin SPd.
Menurut Kepala SD Muhammadiyah 4, Ustadz M Syaikhul Islam MHI, tujuan penggalangan dana oleh para siswa untuk memberikan pembelajaran tentang pentingnya membangun dan menumbuhkan perasaan empati pada anak-anak, betapa pentingnya kepekaan terhadap sosial membangun, menumbuhkan solidaritas, empati, simpati kepada saudara-saudara yang di Lombok yang saat ini sedang tertimpa bencana gempa bumi.
“Maka para siswa kami ajak melakukan doa bersama untuk saudara-saudara kita yang sejak Hari Minggu (5/8) kemarin tertimpa bencana berupa gampa bumi. Selain itu, para siswa kami ajari memberikan solidarita, simpati dan empati kepada mereka yang saat ini sedang ditimpa bencana,” ujar Ustadz Icool-sapaan akrab Kepala SD Muhammadiyah 4 Pucang.
Untuk hari pertama para siswa secara simbolis melakukan penggalangan dana dengan meminta donasi dari sesama teman-temannya, yakni memasuki setiap kelas. Kemudian dilanjutkan dengan meminta donasi kepada para guru dan orang tua wali murid yang ada kebetulan sedang menjemput di sekolahan.
Ustadz Icool juga menjelaskan, penggalangan dana akan digelar hingga selama tiga pekan ke depan dengan target warga sekolahan hingga masyarakat umum. Kemudian penyalurannya melalui Lembaga Amil Zakat Muhammadiyah yang bekerja sama dengan MDMC (Muhammadiyah Disester Managemen Centre) atau lembaga penanggulangan bencana Muhammadiyah yang mengumpulkan donasi-donasi dari amal usaha Muhammadiyah sekolah-sekolah, RS, dari warga persyarikatan yang dihimpun jadi satu pada LAZISMU bekerja sama MDMC. Tim dari MDMC yang akan berangkat ke lokasi untuk menyerahkan pada korban bencana.
Bahkan pihak sekolahan juga akan membuka Posko Kemanusian dan ada panitia khusus yang bertugas untuk menerima donasi. Untuk memberikan kemudahan kepada para pemberi donasi yang berkeinginan memberikan donasinya. Juga dikeluarkan surat edaran untuk para wali murid yang berisi pemberitahuan tentang dibukanya Posko Kemanusian dan menerima sumbangan donasi untuk korban gempa bumi.
Salah satu siswa, M Rasya D Farel, ketika ditanya tanggapannya terkait doa bersama dan penggalangan donasi mengaku sangat senang.
“Ya saya sangat senang bisa membantu saudara-saudara kita yang sedang tertimpa bencana. Semoga donasi dari kami bisa meringankan beban mereka. Dan supaya mereka bisa sabar dalam menghadapi cobaan ini,” harapnya. [fen]

Tags: