Atasi Kecelakaan, Polrestabes Andalkan Tim Reaksi Cepat Laka Lantas

Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Rudi Setiawan saat meluncurkan Tim Reaksi Cepat Laka Lantas, Senin (6/8). [abednego/bhirawa]

Polrestabes Surabaya, Bhirawa
Padatnya intensitas kendaraan di Kota Surabaya tidak diimbangi dengan penambahan jumlah jalan. Hal ini menjadi salah satu faktor adanya beberapa titik rawan kemacetan dan juga kecelakaan. Untuk itu Polrestabes Surabaya meluncurkan Tim Reaksi Cepat Laka Lantas (kecelakaan lalu lintas).
Meski Polrestabes Surabaya sudah memiliki tiga unit mobil khusus untuk menangani kejadian kecelakaan lalu lintas, tapi padatnya lalu lintas di Kota Surabaya sering menghambat laju mobil laka lantas ini. Untuk mempermudah mobilitas petugas dan mempercepat proses evakuasi dan pemeriksaan dalam laka lantas,  Satlantas Polrestabes Surabaya mengandalkan fungsi Tim Reaksi Cepat Laka Lantas.
Kapolrestabes  Surabaya Kombes Pol Rudi Setiawan mengatakan guna mempermudah evakuasi laka lantas di jalan, pihaknya mengandalkan pergerakan Tim Reaksi Cepat Laka Lantas. Dengan mengendarai motor, tim ini akan cepat berada di TKP (Tempat Kejadian Perkara) laka lantas. Sementara ini, lanjut Rudi, ada dua unit kendaraan bermotor yang disiagakan. Sekaligus untuk mempercepat mobilitas petugas agar sampai ke TKP.
“Sebelumnya sudah ada timnya, tapi menggunakan roda empat. Karena kepadatan lalu lintas, dengan terobosan kreatif ini (Tim Reaksi Cepat Laka Lantas) dapat segera ke TKP kecelakaan lalu lintas,” Senin (6/8).
Tugas dari tim ini, lanjut Rudi, yang paling utama pada saat ada peristiwa kecelakaan adalah menyelamatkan nyawa korban. Barulah kemudian bagaimana laka lantas dapat cepat ditangani untuk proses selanjutnya yakni penegakan hukum. Intinya tim ini bisa menanggani kejadian laka lantas dengan cepat, sehingga tidak sampai menimbulkan kemacetan panjang di jalan.
“Setiap laka lantas ada dua pihak, walaupun kecelakaan tunggal. Seperti pihak pemerintah yang dirugikan, misal fasilitas umum rusak, termasuk korban. Ini harus dilakukan investigasi secara cermat untuk dilakukan penegakan hukum secara cermat. Inilah fungsi dari Tim Reaksi Cepat Laka Lantas,” tegasnya.
Sementara itu, Kasatlantas Polrestabes Surabaya AKBP Eva Guna Pandia menambahkan untuk reaksi cepat laka, sebelumnya telah dipersiapkan tiga unit mobil kijang. Namun, untuk mempercepat gerak petugas, ditambah dua unit motor. Dan tim ini diberi nama Tim Reaksi Cepat Laka Lantas.
“Tim ini guna mempermudah ruang gerak anggota untuk mendatangi TKP laka lantas. Dengan dibekali dua unit kendaraan bermotor guna operasional,” tambahnya.
Adanya Tim Reaksi Cepat Laka Lantas Polrestabes Surabaya ini, tambah Pandia adalah bersifat membackup Polsek jajaran. Sehingga apabila ada kecelakaan, diharapkan wilayah Polsek terlebih dahulu yang menangani, namun bila diperlukan bantuan, maka Polrestabes Surabaya akan turun membantu.
“Intinya tim ini memback up penanganan laka lantas yang dilakukan Polsek jajaran. Namun jika diperlukan, maka tim ini akan siap membantu,” pungkasnya. [bed]

Tags: