Suku Bunga Akan Segera Berdampak Penguatan Nilai Rupiah

Andreas Eddy Susetyo

Kota Malang, Bhirawa
Andreas Eddy Susetyo Anggota Komisi XI DPR RI, mengutarakan, kenaikan suku bunga akan segera berdampak bagi penguatan nilai Rupiah. Kebijakan Gubernur Bank Indonesia (BI) per Jumat (29/6) lalu itu diyakini akan mendapat respon positif dari pasar.
Menurut Andreas, selama ini defisit dibiayai dari masuknya dana-dana dari luar, yang disebut dengan capital inflow. Nah sekarang pada keluar karena perbedaan tingkat suku bunga. “Sehingga dengan penyesuaian tingkat suku bunga ini, diharapkan dana-dana itu kembali masuk ke Indonesia, dengan demikian bisa kembali menstabilkan nilai tukar Rupiah,” tukas Andreas, kemarin.
Disampaikan dia, BI telah memutuskan menaikkan BI 7-day Reserve Repo Rate sebesar 50 basis poin menjadi 5,25 persen. Kenaikan itu untuk menghadang nilai Rupiah yang terpuruk dan sempat menyentuh angka Rp14.400.
Dia lantas menjelaskan, kebijakan itu, dilakukan merespon dari kebijakan Federal Reserve, Bank Central Amerika yang telah meningkatkan tingkat suku bunganya. Kebijakan Federal Reserve itu memberikan dampak yang luas termasuk Indonesia.
Kalau di lihat, penguatan US$ itu terjadi di mana-mana. Itu bisa dilihat dari index dollar juga menguat. Tentu Indonesia juga kena dampak dari itu seperti negara lain. Namun demikian, politisi PDI Perjuangan itu, berpesan bahwa kondisi Rupiah harus tetap terus diwaspadai, baik terhadap faktor eksternal maupun internal. [mut]

Tags: