Separo Bacaleg PKS Jatim Perempuan dan Milenial

Sekretaris DPD Golkar Jatim Sahat Tua Simanjuntak mendaftarkan bacaleg DPRD Jatim partainya ke KPU Jatim, Selasa (17/7). [siti/bhirawa]

Surabaya, Bhirawa
DPW PKS Jawa Timur mendaftarkan bacaleg untuk DPRD Jawa Timur di Kantor KPU Jawa Timur, Selasa (17/7).
Rombongan DPW PKS dipimpin langsung oleh Arif HS dan Irwan Setiawan selaku Ketua Umum dan Sekretaris Umum. Turut hadir beberapa caleg incumbent, caleg perempuan, dan juga caleg muda PKS.
Sekretaris Umum DPW PKS Jatim Irwan Setiawan menyampaikan bahwa PKS mendaftarkan 115 orang bacaleg untuk DPRD Jawa Timur. “Sebanyak 40,87% nya perempuan atau 47 orang. Jadi sudah melebihi 30% kuota perempuan sebagaimana diamanatkan oleh Undang-undang. Bahkan di Dapil Jatim 7,8, 11, 12, bacaleg perempuan PKS mencapai 50-57 %,” ujar pria yang juga menjadi Ketua Fraksi PKS DPRD Jatim ini kemarin.
Selain dari kalangan perempuan, bacaleg PKS juga banyak diisi kalangan milenial yang berusia 21 hingga 30-an tahun. Salah satunya Yudha Permana Putra, Sekum Gema Keadilan Jatim. “PKS sangat akomodatif terhadap generasi milenial. Mulai kegiatan partai hingga penjaringan caleg selalu melibatkan anak muda seperti kami. Target kami, anak muda bisa banyak berkiprah di parlemen. Sebab yang tahu aspirasi anak muda ya kita sendiri,” kata Yudha bersemangat.
Ke-115 orang bacaleg PKS yang didaftarkan berasal dari berbagai macam latar belakang. Antara lain mantan birokrat, kepala desa, guru, dokter, pengacara, pengusaha, social entrepeneur, seniman, pegiat koperasi, aktivis kepemudaan, dan lain-lain. Ada pula beberapa pejawat DPRD Jatim seperti Suhartono, Artono, dan Irwan Setiawan yang dicalonkan kembali.
Sementara itu, Ketua Umum DPW PKS Jatim Arif HS menyampaikan rasa syukurnya karena proses penjaringan dari bawah hingga finalisasi pemberkasan berjalan lancar. “Semoga bacaleg yang kami ajukan bisa diterima dan dipilih masyarakat Jawa Timur,” kata Arif.
Mengenai target, Arif menyampaikan bahwa belum ada perubahan dari hasil Munas. “Kita targetkan 12 persen kursi. Di DPRD Jatim setara dengan 14 kursi. Kami optimistis tiap dapil PKS akan mendapatkan kursi,” papar Arif.
Selain mendaftarkan bacaleg ke KPU Jawa Timur, PKS juga mendaftarkan bacalegnya ke-38 KPU Kabupaten/Kota se-Jawa Timur. “Seluruh DPD PKS se-Jatim mulai kemarin hingga hari ini mendaftarkan bacaleg Kabupaten/Kota. PKS yakin akan mendapatkan kursi di seluruh Dapil kabupaten/kota. Sesuai dengan target kami 12 persen,” pungkas Irwan Setiawan.
Kuota Perempuan Golkar
Sementara itu menjelang akhir pendaftaran caleg di KPU Jatim, DPD Golkar Jawa Timur mendaftarkan bacaleg DPRD Jawa Timur ke KPU Jatim kemarin. Partai berlambang pohon beringin itu memilih mendaftar pada hari terakhir karena harus menunggu kelengkapan berkas para bacaleg.
“Untuk menghindari kekurangan dan memaksimalkan potensi yang ada maka kita memilih mendaftar pada hari terakhir,” kata Sekretaris DPD Golkar Jatim Sahat Tua Simanjuntak, Selasa (17/7).
Sahat mengatakan, dalam pendaftaran ke KPU Jawa Timur, Golkar sudah melengkapi kuota caleg perempuan sebesar 30 persen di semua Daerah Pemilihan (Dapil). Bahkan, di beberapa wilayah, jumlah caleg perempuan melebihi kuota yang ditetapkan.
“Caleg Partai Golkar dari Dapil 1 sampai 14 persen kita sudah mencapai 42,5 persen. Bahkan di setiap dapil lebih dari 30 persen. Ada satu dapil sampai 66 persen yaitu Kediri,” tambahnya.
Sahat mengatakan, dari jumlah caleg perempuan itu, sebagain berasal dari kader muslimat. Menurut dia, masuknya kader muslimat itu merupakan bagaian dari komitmen partainya, ketika mengusung Khofifah Indar Parawansa-Emil Elistianto Dardak di Pilgub Jatim 2018. “Ada unsur muslimat juga. Itu merupakan bagian dari komitmen itu,” jelasnya.
Sahat juga optimistis bahwa kemenangan Khofifah-Emil di Pilgub Jatim bisa menimbulkan kenaikan elektoral bagi Golkar di Pemilihan Legislatif 2019. “Kita terima kasih kalau Bu Khofifah nanti memberikan efek positif bagi partai,” pungkasnya. [cty]

Tags: