Polisi Sebut Terduga Peledakan Berkaitan Bomber Surabaya

Kapolda Jatim, Irje Pol Machfud Arifin menjelaskan kasus peledakan di Pasuruan, Jumat (6/7). [abednego/bhirawa]

Polda Jatim, Bhirawa
Polda Jawa Timur menyebut terduga pelaku bom di Pasuruan, yakni Ahmad Abdul Robbani alias Abu Ali alias Anwardi masih berkaitan dengan pelaku serangkaian aksi teror di Surabaya beberapa waktu lalu.
“Ya masih itu-itu saja. Dia juga bersahabat denhab pelaku perampokan di Medan dan aksi di seputran Depok,” kata Kapolda Jatim Irjen Pol, Machfud Arifin usai menjenguk anak terduga pelaku di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Jatim Surabaya, Jumat (6/7).
Machfud mengungkapkan, terduga pelaku merupakan mantan narapidana teroris (napiter). Anwardi dulu sempat ditahan di Lembaga Pemasyarakatan Cipinang lantaran menjadi pelaku bom sepeda Kalimalang pada tahun 2010 dan keluar tahun 2015.
Tiga tahun setelah keluar dari penjara, Anwardi diketahui menikah dengan istrinya kini yaitu seorang janda di Bangil, Pasuruan. Saat ini istrinya telah ditangkap oleh petugas sebelum sempat kabur seperti Anwardi.
“Yang jelas dia bekas napiter, sudah keluar kurang lebih 3 tahun dan menikahi janda bangil ini. Dari pernikahannya, dia punya satu anak yang jadi korban,” tutur jenderal bintang dua ini.
Pelaku menggunakan KTP dengan tiga identitas yang semua palsu. Machfud juga bersyukur, bom tersebut meledak sendiri sebelum diledakkan walaupun berdaya ledak rendah.
“Kita tidak tahu, yang jelas dia bawa tas hitam ransel dan masa sudah berkerumun, semacam bondet aja bom ikan. Karena tidak ada isinya apa-pa seperti petasan, hanya nakutin saja. Ada empat kali ledakan,” pungkasnya. [bed]

Tags: