Persiapan MPLS, Cabdin Libatkan Tim Eksternal

Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Lumajang Sugiono Eksantoso, ketika memimpin rapat persiapan MPLS.

Lumajang, Bhirawa
Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Lumajang berencana melibatkan pihak-pihak eksternal dalam kegiatan orientasi sekolah atau Masa Persiapan Pengenalan Lingkungan Sekolah ( MPLS) yang akan digelar selama tiga hari mulai hari pertama kali masuk tanggal 16,17 dan 18 Juli mendatang,
Pihak eksternal yang dimaksud adalah dari TNI (Kodim) Polres, BNN dan Dinas Kesehatan Kabupaten Lumajang yang nantinya akan memberikan materi kepada siswa baru selama tiga hari tersebut.
Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Lumajang, Sugiono Eksantoso di Ruang kerjanya (4/7) usai pertemuan persiapan MPLS, yang di gelar di SMK Muhammadiyah Lumajang (SMK Mulu) membahas persiapan tersebut.
“Untuk persiapan MPLS atau masa pengenalan lingkungan sekolah itu merujuk Permendikbud nomor 18 tahun 2016 tentang pengenalan lingkungan sekolah, nantinya kita akan melibatkan eksternal yaitu dari Kodim, Polres,Dinkes dan BNN Lumajang,” ujarnya.
Dalam pembekalan materi itu menurut Sugiono nantinya para siswa akan mendapatkan pemahaman yang bermacam-macam mulai dari baris berbaris, penguatan nilai Kebangsaan ,cinta NKRI, pemahaman tentang hukum, bahaya narkoba sampai dengan sosialisasi tentang kesehatan.
Dia juga menjelaskan bahwa orientasi siswa baru kali ini tidak melibatkan peran aktif siswa karena pada pengalaman terdahulu kegiatan perploncoan siswa itu dinilai kurang mendidik dan kurang efektif.
“Sekarang ini tidak dibenarkan lagi siswa memberikan materi, atau melakukan perpeloncoan,jadi nanti siswa baru untuk SMA SMK baik negeri maupun swasta,” jelasnya.
Secara umum dia menjelaskan bahwa dari pihak sekolah, siswa itu nantinya akan diberikan materi tentang kecintaan kepada lingkungan sekolah, dan kegiatan-kegiatan yang bersifat umum simulasi simulasi tentang penanggulangan bencana, termasuk baris-berbaris.
“Anak-anak juga diberi wawasan tentang dan bahaya bahaya tentang pidana yang nantinya akan dijelaskan dari pihak Kepolisian, sementara itu dari dinas kesehatan itu juga akan memberikan tentang bahaya bahaya di bidang kesehatan tidak menikah Dini serta bahaya tentang penya menular Akibat Pergaulan Bebas, sementara itu dari BNN juga diberikan materi tentang bahaya penyalahgunaan narkoba,” pungkasnya. [dwi]

Tags: