Partisipasi Pria Ikut KB di kabupaten Bojonegoro Masih Rendah

Kepala DP3AKB Bojonegoro, Adie Witjaksono. (achmad basir)

Bojonegoro, Bhirawa
Partisipasi pemakaian kontrasepsi bagi pria untuk mengikuti program KB di kabupaten Bojonegoro masih rendah. Salah satu upaya meningkatkan pemakaian kontrasepsi bagi pria, Dinas Pemberdayaan Perlindungan Perempuan dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Bojonegoro, terus melakukan sosialisasi KB pria tersebut ke seluruh kecamatan.
Hal itu dilakukan DP3AKB Bojonegoro, agar KB pria di Bojonegoro ada peminat, sehingga pengguna KB pria tahun ini ada peningkatan. Penggunaan KB pria itu ada Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) yakni dengan cara MOP (Vasektomi) dan penggunaan KB dengan menggunakan Kondom.
Kepala Dinas Pemberdayaan Perlindungan Perempuan dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Bojonegoro, Adie Witjaksono berharap para motivator KB pria menjadi contoh dan teladan dalam kesertaan ber-KB. Mereka diharapkan dapat membagi pengalaman kepada masyarakat.
“Motivator KB pria dapat memberikan daya ungkit yang besar terhadap kesertaan ber-KB Pria dengan cara memberikan informasi, memotivasi, dan mengajak sesama pria untuk menjadi peserta KB, khususnya metode vasektomi,” ungkapnya, kepda bhirawa kemarin (2/7) diruang kerjanya.
Menurut Adie rendahnyah pria ikut KB, yakni kurang kesadarannya masyarakat Bojonegoro serta masih asing untuk mendengar adanya KB pria, akan tetapi di Bojonegoro sudah ada 6 orang yang sudah ikut.
“Tahun 2018 ditargetkan ada 11 orang yang ikut KB pria dan hingga Juli 2018 ini sudah ada 6 orang yang sudah ikut,” terang Adie.
Lanjut Adie menjelaskan, KB Pria dengan vaksetomi atau kondom, pada prinsipnya untuk mencegah kehamilan, di mana syarat kepesertaan ialah seorang pria yang sudah menikah, sudah memiliki minimal empat orang anak dan berumur di atas 40-an tahun.
Dengan begitu, keikutsertaan KB itu tidak hanya untuk perempuan saja, namun KB itu juga bisa dilakukan untuk pria.
” Sehingga dengan ikut KB tersebut juga ikut bermanfaat untuk pengendalian pertumbuhan laju masyarakat, nantinya bisa membantu pertumbuhan ekonomi masyrakat pula,” pungkasnya. [bas]

Tags: