Demokat Jombang Daftarkan 50 Bacaleg, Perindo Konflik Internal

Pengurus DPC Partai Demokrat Jombang saat pendaftaran Bacaleg di KPU Kabupaten Jombang, Selasa (17/07). Arif Yulianto/ Bhirawa]

Jombang, Bhirawa
Pendaftaran Bakal Calon Legislatif (Bacaleg) untuk Pemilihan Legislatif (Pileg) DPRD Kabupaten Jombang 2019 di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Jombang yang berakhir pada Selasa (17/07), Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Jombang mendaftarkan sebanyak 50 formulir Bacalegnya.
Ketua DPC Partai Demokrat Jombang, Syarif Hidayatulloh (Gus Sentot) kepada sejumlah wartawan mengatakan, sesuai petunjuk dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat di Jakarta yang melakukan pendaftaran Bacalegnya secara serentak, pihaknya juga menyerahkan Bacalegnya kepada penyelenggara Pemilu.
“Sesuai petunjuk DPP (Demokrat), kita menyerahkan Bakal Calon Legislatif dari Partai Demokrat kepada KPU Jombang. Jadi ini sesuai petunjuk dari DPP Demokrat.
Ditanya lebih lanjut berapa jumlah Bacaleg yang didaftarkan, Gus Sentot menjawab sejumlah 50 formulir Bacaleg partainya didaftarkan siang itu.
“Kita lengkapi 50, dan alhamdulillah, sudah sesuai kuota perempuan,” tandasnya.
Didaftarkannya sejumlah 50 Bacalegnya kepada KPU Kabupaten Jombang untuk mengikuti ‘pertarungan’ Pileg 2019 tersebut, pihaknya menargetkan sebesar 10 kursi di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Jombang.
Sementara itu, sebagai partai pendatang baru pada Pileg 2019, Partai Perindo Jombang berdasarkan pantauan di lapangan, memperoleh kesempatan pertama kali pada pendaftaran Bacaleg di KPU Kabupaten Jombang.
Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Perindo Jombang, Ahmad Tohari mengatakan, pihaknya mendaftarkan sebanyak 42 orang Bacalegnya ke KPU Kabupaten Jombang.
“Dari 42 orang itu, 48 persen perempuan, 52 persennya laki-laki. Jadi sudah terpenuhi kuota perempuannya, dan kami sudah memperoleh tanda terima,” imbuh Ahmad Tohari.(rif)
Sementara hari terakhir masa pengajuan daftar calon anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Jombang di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU), Selasa (17/07), polemik terjadi di tubuh Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Perindo Kabupaten Jombang.
Sekretaris DPD Partai Perindo Jombang, Medan Amrullah, mendadak dicopot dari posisinya. Ia pun memilih membatalkan pencalonannya sebagai Bakal Calon Legislatif 2019 – 2024 partai besutan Hary Tanoesoedibjo tersebut.
“Hari ini saya berencana mendampingi Ketua (Perindo) untuk menyerahkan berkas. Ketika saya masuk (kantor), ternyata posisi saya sebagai sekretaris sudah diganti orang lain,” ujar Medan Amrulloh kepada sejumlah wartawan di kantor KPU Kabupaten Jombang, Selasa siang (17/07).
Bagi Medan Amrullah, pencopotan dirinya ini sangat mengejutkan, karena sangat mendadak. Sebagai bentuk kekecewaannya, Medan pun membatalkan niatnya untuk maju dalam pencalonan legislatif.
“Pencopotan ini sangat penyinggung saya secara personal. Seharusnya saya diajak ‘ngomong’. Saya tidak akan pindah partai tapi mencabut berkas pendaftaran,” tandasnya.
Masih menurut Medan, selama dirinya bergabung di Partai Perindo tidak pernah memiliki catatan pelanggaran apapun.
“SK pergantian pengurusan dari DPP bernomer 2215-SK/DPP PARTAI PERINDO/VI/2018 tertanggal 21 Juni 2018. Tapi, saya ‘kok’ baru tahu hari ini. Padahal dalam catatan saya tidak pernah melakukan money poilitik, pelanggaran moral maupun kode etik (partai),” katanya.
Sementara, Ketua DPD Partai Perindo Jombang, Achmad Tohari, dikonfirmasi terkait pencopotan Medan Amrullah tersebut, dirinya mengatakan, hal tersebut merupakan bentuk penyegaran kepengurusan partai.
“Tidak ada itu pencopotan secara paksa dan mendadak. Ini hanya penyegaran. Saya rasa sudah biasa terjadi di partai lain,” jawabnya.
Ditanya lebih lanjut apa alasan pergantian Medan, Tohari enggan mengungkapkan secara detail. Ia hanya menyatakan jika dalam AD/ART Partai Perindo, pergantian keanggotaan mutlak wewenang Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Perindo.
“Kita ini kan punya atasan, yakni DPW, nah DPW juga punya atasan namanya DPP. Semua anggota itu ada penilaian. Yang jelas, penggantian sudah sesuai mekanisme, sudah sesuai dengan AD/ART partai,” pungkasnya.(rif)

Tags: